Bawa Ganja 42 Kg, Coba Suap Petugas X-Ray

MALANG POST - Sebanyak 42 ganja yang dikemas dalam bentuk kotak diamankan dari atas KM Dobonsolo jurusan Surabaya-Makasar. Puluhan ganja berbentuk kotak itu langsung diamankan di kantor polisi.
Ganja itu diletakkan di ruang Satnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Dari angka di timbangan yang biasa digunakan untuk menimbang narkoba, munculah angka 1 kg untuk satu kotak ganja tersebut. Bila benar, maka jumlah ganja yang ditemukan adalah 42 kg.
Dari pengamatan, ganja itu dikemas berbentuk kotak. Ganja tersebut dikemas dengan cara dilakban. Ada dua warna lakban yang digunakan yakni warna coklat dan transparan.
Belum ada komentar dari polisi. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Polisi masih berusaha menemukan pemilik atau orang yang membawa barang haram tersebut.
Portir yang membawa 42 ganja kotak sempat menyuap petugas yang mengoperasikan mesin X-Ray di Terminal Penumpang Gapura Surya. Namun petugas bernama Indra Kurniawan bergeming dan mengamankan portir bernama Syafiuddin tersebut. "Tiba-tiba saya disodori uang Rp 200 ribu," kata Indra kepada wartawan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (6/5/2015).
Sebelum menyuap, Syafiudin sempat ditanya oleh Indra perihal barang yang dibawanya. Pria 43 tahun itu mengatakan jika benda di dalam dua kardus adalah arak. Tentu saja Indra tidak percaya karena yang terdeteksi X-Ray adalah benda menyerupai potongan daun dan mi instan. "Dua kardus itu tetap saja dibawa ke kapal meski saya coba hentikan. Akhirnya saya kejar dan portir itu mengaku benda itu adalah arak sambil memberi saya uang," lanjut Indra.
Indra yang tak percaya segera memaksa Syafiudin menunjukkan di mana benda itu disembunyikan. Akhirnya ganja dalam dua kardus itu ditemukan di bawah tempat tidur penumpang di dek lima KM Dobonsolo. Polisi hingga sekarang masih belum bersedia memberikan keterangan. Polisi masih fokus mengejar pemilik atau orang yang membawa barang tersebut. (jpnn/udi)