Paksa Layani Nafsu Bejat, Imam Dihajar Massa

Tersangka Imam Syafii

MALANG – Wajah Imam Syafii, warga Dusun/Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang akhir pekan lalu babak belur. Pemuda 20 tahun tersebut, dihajar ramai-ramai oleh warga Desa Sukoanyar, Kecamatan Wajak. Ia dihakimi warga setelah diketahui memperkosa Cinta (nama samaran), 16 tahun warga sekitar secara paksa.
Selain harus menerima pukulan secara bertubi-tubi, Imam juga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijebloskan ke dalam terali besi Mapolres Malang, setelah dilaporkan oleh orangtua korban.
“Tersangka Imam ini, kami amankan setelah sebelumnya diamankan oleh pihak keluarga korban. Ketika kami bawa ke Mapolres Malang, kondisinya memang sudah babak belur,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat kepada Malang Post, kemarin.
Menurut keterangan Imam, antara dirinya dengan Cinta sama sekali tidak ada hubungan. Keduanya hanya sebatas teman yang baru berkenalan. Perkenalan mereka, berawal dari nomor telepon.
Imam mengaku, dirinya mendapat nomor telepon dari seorang pemilik warung kopi di Desa Sukoanyar, Wajak. “Saya sering nongkrong ngopi di warung itu. Kemudian kepada pemilik warung, minta supaya dicarikan kenalan perempuan yang bisa saya dinikahi. Kemudian diberi nomor telepon Cinta,” terang tersangka Imam.
Dari nomor handphone tersebut, Imam lalu menghubungi Cinta. Ia mengajak berkenalan. Setelah ngobrol di handphone, Imam mengajak bertemu. Awal pertemuan hanya sekedar ngobrol saja. Selanjutnya pada 9 Mei, Imam kembali mengajak bertemu.
Saat diajak itu, Cinta mau saja. Asalkan ada syaratnya, ia dibelikan handphone baru. Tersangka yang dari awal memang memiliki niat jahat, menyetujuinya. Sekitar pukul 19.12, ia lalu menjemput Cinta di pinggir Jalan Raya Sukoanyar, Wajak.
Setelah bertemu, Cinta diajak ke Desa Kasembon, Bululawang. Alasannya diajak pergi untuk membeli HP. Namun di tengah perjalanan, korban dibawa ke tengah kebun tebu yang sepi dan gelap. Di tempat itu, Imam memaksa Cinta untuk melakukan hubungan intim.
Cinta sempat menolak dan berontak. Tetapi Imam yang sudah dimasuki nafsu setan, membekap mulutnya serta mencekik dan mengancam akan membunuh.  Usai memperkosa, Cinta diantarkan pulang. Saat di tengah perjalanan, motor yang dikendarai mogok. Cinta secara diam-diam lalu menghubungi kakaknya untuk dijemput. Saat kakaknya datang, ia lalu mengadukan apa yang dialaminya. Imam pun ditangkap lalu dibawa ke rumah Cinta. Saat tiba di rumah, warga yang mendengar perbuatan Imam langsung menghakiminya sebelum akhirnya diserahkan ke Polres Malang.(agp/aim)