Penangkapan Tersangka Sudah Sesuai Aturan

Saksi kedua belah pihak, saat menyampaikan keterangannya pada Majelis Hakim, dalam persidangan kemarin.

Polisi Dituduh Siksa Tahanan
KEPANJEN–Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, kembali menggelar lanjutan sidang praperadilan yang melibatkan Kapolsek Kepanjen, Kompol Sulistyo Nugroho, kemarin. Saksi dari termohon berdebat dengan kuasa hukum pemohon di depan hakim. Hingga perang mulut itu terpaksa dihentikan oleh hakim praperadilan.


Dalam sidang itu, Kuasa Hukum Kompol Sulistyo Nugroho, yakni Iptu Sutiyo SH Mhum, juga menolak semua tudingan dari pemohon, tersangka dugaan pencurian, Dony Setiawan.
“Bahwasanya termohon menolak seluruh dalil pemohonan pemohon. Kecuali yang secara nyata dan tegas diakui kebenarannya oleh termohon,” ujar Sutiyo, saat membacakan jawaban termohon kemarin.
Menurutnya, pemohon selaku penyidik Polsek Kepanjen, diberikan kewenangan sesuai undang-undang, untuk menyidik tersangka.
Dijelaskannya, hal itu sesuai dengan ketentuan Pasal 111 KUHAP UU No 8 Tahun 1981, tentang penyidikan dan proses hukum terhadap tersangka. “Dalam pasal itu pada ayat dua, kepolisan mempunyai kewenangan memproses hukum tersangka, setelah menerima penyerahan pelaku kejahatan dari mayarakat,” paparnya.
Sedangkan selama proses pemeriksaan dan penyidikan, dipastikan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Termasuk menolak dengan secara tegas, tudingan dari pemohon, yakni telah melakukan penyiksaan terhadap tersangka Dony Setiawan.
Sebagaimana disampaikan oleh Kuasa Hukum Pemohon, Kusdaryono SH, bahwa kliennya Dony Setiawan, telah dilakukan penyiksaan oleh penyidik di dalam tahanan. “Apa yang disampaikan oleh kuasa hukum pemohon itu, tanpa ada dasar dan bukti. Termasuk menolak bukti berupa foto yang disampaikan dalam persidangan,” terangnya.
Menurutnya, bukti berupa foto itu, tidak bisa dijadikan alat bukti dalam persidangan. Karena keberadaan foto yang disampaikan oleh kuasa hukum pemohon, tidak jelas asal usulnya. Dalam sidang itu, kedua belah pihak menghadirkan saksi.
Pemohon menghadirkan saksi Sugeng Hambali, yang sebagai ayah tersangka Dony Setiawan.
Sedangkan termohon menghadirkan saksi penyidik tersangka Dony Setiawan, yakni Supriyono. Dalam sidang tersebut, sempat terjadi perdebatan antara saksi termohon, Supriyono dengan kuasa hukum pemohon, Kusdaryono SH, Perdebatan itu yakni, keluarnya surat penetapan tersangka dan surat perintah penangkapan.
“Bagaimana bisa klien saya ditetapkan sebagai tersangka, kalau pada kenyataan dihajar oleh warga dan diserahkan ke Polsek Kepanjen,” tegas Kusdaryono.
Setelah perdebatan itu, pada akhirnya dihentikan oleh Hakim H. A Ellion SH MH. Pada sidang selanjutnya yang diselenggarakan hari ini, masih akan mendengarkan keterangan para saksi.
“Pada sidang besok (hari ini, Red), kami akan menghadirkan saksi ahli,” imbuh Kusdaryono.
Dia tetap bersikukuh, bahwa prosedur penangkapan kliennya adalah salah. Utamanya dalam hal penyiksaan yang dilakukan oleh oknum penyidik Polsek Kepanjen, terhadap kliennya.(big/ary)