Kakak Beradik Tewas Disambar KA Doho

MALANG – Perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu, di Jalan Kuncoro, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, kembali makan korban. Pagi kemarin kakak beradik asal Kecamatan Dampit, tewas setelah ditabrak KA Doho tujuan Malang – Blitar.
Edy Buari, 41 tahun, warga Desa Bumirejo, tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP). Ia menderita luka di kepala serta sekujur tubuhnya. Sedangkan kakaknya, Sunardi, 45 tahun, warga Desa Sukodono, meninggal dunia saat mendapat perawatan di RSUD Kanjuruhan, Kepanjen.
“Menurut keterangan keluarga, mereka ini kakak beradik. Sunardi kakaknya sedangkan Edy Buari adiknya. Mereka meninggal dunia karena luka yang dialami cukup serius,” ungkap Kanitreskrim Polsek Sumberpucung, Ipda Nurohman.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 08.23. Sebelumnya, kakak-adik ini berangkat dari rumah dengan berboncengan sepeda motor Honda Beat N 5889 IY warna hitam. Edy Buari yang membonceng, Sunardi yang dibonceng.
Tujuan mereka mau ke Desa Sambigede, Sumberpucung. Keduanya mau mengambil empedu ular cobra pada seseorang. Empedu tersebut, sedianya untuk obat ibunya yang sedang sakit stroke.
“Dari keterangan keluarga yang datang ke RSUD Kanjuruhan, kedua korban ini mau mengambil empedu ular cobra. Katanya untuk jamu ibunya yang sakit. Mereka ke Desa Sambigede tidak sekali saja, sebelumnya juga pernah datang,” terangnya.
Pagi kemarin, mereka melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang. Begitu di Jalan Kuncoro, Edy Buari yang mengendarai motor langsung belok kiri dan melintasi rel. Ia tidak berhenti dan melihat kanan-kiri dulu. Begitu di tengah rel, dari arah Malang melaju KA Doho.
Karena jarak dekat dan tidak bisa dihindari, KA nomor 459 dengan Loco CC2017713 itu langsung menabrak motor dan tubuh kedua korban. Saking kerasnya tabrakan, membuat tubuh kedua korban terseret dan terpental hingga seratus meter.
Edy Buari, langsung meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan Sunardi yang sekarat, langsung ditolong warga dilarikan ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Namun dalam perawatan, Sunardi ikut meninggal dunia.
“Tadi sudah kami ingatkan dan teriaki untuk berhenti karena ada kereta api yang mau melintas. Tetapi motor tetap melaju, dan ketika pas di tengah rel langsung ditabrak,” tutur Sujadi, tukang becak yang menjadi saksi mata kecelakaan itu.(agp/aim)