Dealer Panji Motor Dibobol Maling

MALANG -Dealer Panji Motor di Jalan A Yani, Senin (25/5) malam lalu dibobol maling. Pelaku yang diduga satu orang berhasil membawa kabur uang Rp 50 juta dan satu unit laptop merek HP.  Dilihat dari kondisi tempat kejadian perkara (TKP),  pelaku diduga  orang dalam.
Informasi yang dihimpun Malang Post,  kejadian itu pertama kali diketahui oleh Wahyu, salah seorang karyawan di perusahaan tersebut  sekitar jam 21.30 WIB. Malam itu, Wahyu datang ke dealer Panji Motor untuk memperbaiki komputer.
Awalnya dia tak mencurigai kalau tempat kerjanya dibobol maling. Pasalnya, saat datang ke tempat kerjanya itu,  pintu lipat yang menjadi akses masuk ke dealer dalam kondisi tertutup  dan terkunci gembok.
Wahyu lalu naik ke lantai dua yang merupakan ruangan kantor dealer. Saat itulah dia kaget lantaran melihat kondisi ruangan berantakan. Hampir semua laci meja,  pintu loker penyimpanan STNK dan notis pajak terbuka.
Mengetahui kondisi  tak wajar di ruangan kerja, Wahyu  urung masuk kantor. Dia langsung  menghubungi pengawas, Syafrudin, dan petugas kasir dealer, Erna.
“Saya tahunya jam 22.00 WIB setelah diberitahu oleh  Wahyu,’’ kata  Syafrudin. Ia  lalu  bergegas datang ke dealer. Saat datang, dia melihat sudah banyak anggota polisi berada di tempat kerjanya.
“Kalau yang hilang hanya laptop saja. Laptopnya sudah rusak juga,’’ katanya. Saat ditemui Malang Post, Syafrudin mengaku tidak tahu jika ada uang di dealer tersebut yang hilang. “Betul saya tidak tahu, mungkin bisa langsung ditanyakan kepada polisi yang  melakukan olah TKP,’’ tambahnya.
Syafrudin  mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada polisi untuk mengusut kasus tersebut. Pihaknya siap membantu polisi mengungkap kasus ini. Namun demikian, di tempat tersebut tak memiliki CCTV.
“Jadi betul-betul tidak tahu siapa pelakunya. Termasuk apakah ada pekerja sini yang terlibat, kami betul-betul tidak tahu,” kata Syafrudin.
Jika mengamati TKP, diduga pelakunya orang dalam yang mengetahui kondisi ruangan.  Betapa tidak,  petugas tidak menemukan adanya kerusakan di pintu maupun ruangan lain saat melakukan olah TKP.
Kapolsekta Blimbing AKP AKP Budi Susetyo membenarkan petugasnya sudah melakukan olah TKP pasca mendapat laporan kejadian. “Masih kami selidiki. Saat ini selain olah TKP, beberapa saksi juga kami mintai keterangan,’’ jelasnya. (ira/van)