Dituduh Selingkuh, Istri di pukul Penebah

MALANG – Wanita ini menangis tersedu-sedu ketika datang ke Polres Malang, siang kemarin. Dengan dibopong dua anggota Polsek Dampit, ia menahan sakit ketika menuju ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK). Ia mengalami luka memar di kaki serta bahu kiri, akibat dipukul.
Kedatangan wanita yang mengaku bernama Supini, warga Kelurahan/Kecamatan Dampit ini, ingin melapor. Ia mengadu telah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Pelakunya suaminya sendiri bernama Ahmad Darnawi alias Dawir.
“Saya dipukuli menggunakan penebah kasur yang besar. Berapa kali dipukuli, tidak mengingatnya,” kata Supini, kepada Kanit UPPA Polres Malang, Iptu Sutiyo, SH, Mhum.
Menurut keterangan Supini, ia menikah dengan suaminya sudah lama. Dari pernikahannya itu, dikaruniai dua orang anak. Putra pertama baru lulus SMA, sedangkan anak kedua masih kelas 5 SD.
Selama bertahun-tahun tidak ada masalah dalam rumah tangganya. Namun beberapa bulan terakhir, keharmonisan rumah tangganya mulai retak. Itu setelah ada dugaan munculnya pihak ketiga, yang menjadi selingkuhan suaminya.
“Dulu saya sempat menanyakan apakah selingkuh, dia (suaminya, red) ngotot tidak. Ketika saya minta jujur, dia malah marah-marah. Namun saya tetap tidak percaya,” ujar Supini.
Puncaknya Jumat malam lalu. Ketika Supini pulang dari berjualan di pasar, tidak mendapati suaminya. Setelah ditunggu beberapa menit, suaminya baru pulang. Saat ditanya dari mana, Dawir suaminya malah marah-marah dan langsung menganiaya korban.
Supini dipukuli beberapa kali dengan alat penebah kasur. Karena sadar nyawanya terancam, Supini lalu kabur. Ia naik angkot menuju rumah temannya di wilayah Turen. Baru Sabtu kemarin, setelah mendapat dorongan dari keluarga, Supini datang ke Polsek Dampit dengan naik taksi untuk melaporkan suaminya.
Karena permasalahan rumah tangga, akhirnya dengan menggunakan mobil patroli, korban diantarkan ke Polres Malang untuk melapor. “Tadi korban memang datang ke Polsek Dampit untuk melapor. Tetapi karena kasusnya KDRT, akhirnya kami antarkan ke Polres Malang,” jelas Kanitreskrim Polsek Dampit, Ipda Soleh Mashudi.(agp)