Belokkan 100 Dos Sabun Mandi, Sopir Ditangkap

MALANG POST – Tim Polrestabes Surabaya akan menyusuri jaringan sindikat pengiriman sabun mandi, yang beroperasional di Surabaya dan Malang. Langkah ini ditempuh pasca ditangkapnya pelaku pengiriman sabun mandi merk Dettol melalui jasa ekspedisi di Surabaya.
Salah satu pelaku yang sudah ditangkap adalah Udin (35 tahun) warga Simo Sidomulyo, Surabaya. Sopir perusahaan ekspedisi di Surabaya ini ditangkap karena ‘membelokkan’ 100 dos sabun mandi Dettol menuju rumahnya.
‘’Sesuai surat ordernya seharusnya sabun itu dikirim ke Semarang. Tetapi oleh tersangka tidak dikirim malah dibawa ke rumahnya,’’ kata AKP Agung Pribadi, Kanit Resmob Polrestabes Surabaya di Mapolresta Surabaya, Selasa siang.
Dikatakan Agung, dalam pengakuannya tersangka menjalankan aksinya baru dua kali. Aksi itu dilakukan karena sabun mandi merk terkenal ini jika dijual sendiri sangat mudah sekali. Karena itu, ketika dipercaya mengirimkan sabun-sabun niat jahat muncul untuk membawa ke rumahnya.
‘’Rencananya ratusan sabun mandi tadi akan dijual kepada seseorang yang ada di kota Malang. Tetapi, kami masih melakukan penelusuran untuk mengungkap siapa warga Malang yang ada ikut menjadi penadah,’’ janjinya.
Pelaku, lanjut Agung, belum menyebutkan berapa nilai jual 100 dos sabun mandi yang diangkut dalam satu mobil box itu. Perkiraan sementara harga sabun mandi berlogo Palang Merah ini mencapai ratusan juta rupiah.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Udin kini meringkuk di sel Porlrestabes Surabaya. Sedang satu unit mobil box berikut 100 dos sabun mandi didalamnya ditahan sebagai barang bukti. Penyidik dalam proses hukum akan menjerat dengan pasal 372 KUHP dengan sanksi pidana maksimal 5 tahun. (has/feb)