Pembunuhan Mantan SPG Belum Terungkap

MALANG – Polisi belum bisa menangkap pembunuh Nurul Aini, 33 tahun warga Jalan Bantaran, hingga kemarin. Terhitung 20 hari sejak mantan SPG itu dibunuh pada Kamis (14/5/2015) dan jasadnya dibuang di sungai jalan Kakap Kelurahan Tunjungsekar. Demi mengungkap kasus pembunuh gadis bertato lumba-lumba ini, Polres Malang Kota
menggandeng Ditreskrimum Polda Jatim.
Hal ini kemarin dikatakan oleh Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata SIK. Ia ini menguraikan, keterlibatan tim dari Ditreskrimum Polda Jatim ini untuk menguatkan penyelidikan di lapangan.
“Penyelidikan yang kami gunakan adalah penyelidikan ilmiah. Untuk mendapatkan hasil yang akurat,’’ katanya.
Ia menyebutkan, penyelidikan ilmiah dalam menangani kasus pembunuhan ini akan memudahkan di lapangan, di mana orang yang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka tidak dapat lagi mengelak.
“Untuk penyelidikan ilmiah ini kami membutuhkan tim IT, itu sebabnya di back up dari Ditreskrimum Polda Jatim. Mereka memiliki peralatan yang lengkap untuk IT,’’ katanya. Peralatan yang dimaksud salah satunya adalah untuk mendeteksi signal ponsel. Tim ini sudah bekerja, sejak jasad Nur Aini ditemukan di sungai saluran irigasi, Jalan Ikan Kakap I, Kamis (14/5) lalu.
Sementara untuk hasil penyelidikan sendiri, mantan Kapolres Lumajang ini mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Penyelidikan yang dilakukan adalah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. Sejauh ini sudah belasan  saksi yang dimintai keterangan. Mulai dari keluarga hingga teman-teman dekat korban.
“Kalau disebutkan perkembangan sudah banyak. Dari sebelumnya mayat tersebut tidak ada identitasnya kemudian ditemukan identitas, dan penyelidikan ini sudah semakin mengkerucut, tinggal menentukan tersangkanya,’’ tambahnya.
Apakah Nur Aini dibunuh oleh orang dekatnya? Kapolres mengaku enggan berandai-andai. Dia menyebutkan, jika saat ini terus berupaya untuk mencari bukti otentik, terkait kasus ini. “Kami tidak ingin terjebak dengan informasi yang belum tentu benar. Yang pasti dengan penyelidikan ilmiah yang kami lakukan ini perkembangan penyelidikan kasus ini sangat baik. Dan yang pasti, kami sangat yakin pelakunya dapat terungkap dalam waktu dekat,’’ tandasnya.
Seperti yang pernah diberitakan koran ini Nur Aini, 33 tahun, warga Jalan Bantaran Gg I, ditemukan tewas. Tubuh wanita ini ditemukan mengapung di sungai saluran irigasi Jalan Ikan Kakap Gg I RT01 RW08, Kelurahan Tunjungsekar, Kota Malang. Saat ditemukan, posisi mayat tertelungkup dengan wajah tenggelam di air bercampur lumpur.  Penemuan mayat inipun sontak mengundang perhatian warga. Terbukti, tidak lama informasi kabar penemuan mayat ini terdengar, warga pun langsung berdatangan ke TKP.(ira/ary)