Hadirkan Empat Orang Saksi

Terdakwa Lukito Eko Purwandono (tengah) sebelum menjalani sidang, ditemani oleh istrinya yang ikut menjadi saksi.

Sidang Perzinahan Anggota Dewan
MALANG – Sidang lanjutan kasus perzinahan yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Malang, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, kemarin. Dua terdakwa, Lukito Eko Purwandono (Sekretaris Komisi C) dan Itje Permatasari sama-sama hadir. Keduanya menjalani sidang terpisah di ruang yang sama.
Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Sri Haryani SH didampingi dua Hakim Anggota, Arif Karyadi SH dan Ratna Mutia Rianti SH Mhum, menghadirkan empat orang saksi. Masing-masing Sri Rahayu, pemilik salon di Kepanjen (Depan RS Wava Husada). Dia teman dari Itje Permatasari, yang tempatnya sering dijadikan lokasi pertemuan.
Kemudian Agung Prasetyo, mantan sopir pribadi Lukito. Tatik, istri terdakwa Lukito serta H Sukma Raharja, pengusaha sekaligus suami dari Itje Permatasari. Ia juga pelapor perzinahan yang dilakukan kedua terdakwa.
“Saya dan saksi lainnya, dipanggil menjadi saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam keterangan, saya tidak menambahi atau mengurangi apapun. Semuanya saya sampaikan sesuai dengan kenyataan yang ada,” ujar H Sukma Raharja.
Persidangan di ruang Kartika, dimulai sekitar pukul 10.30. Pertama yang menjalani sidang adalah kasus perzinahan dengan terdakwa Itje Permatasari. Sidang  secara tertutup berlangsung sampai pukul 13.30. Kemudian pukul 14.00, dilanjutkan sidang dengan terdakwa Lukito.
“Untuk terdakwa Itje, semua empat saksi ini lengkap. Mereka memberikan keterangan semua, yang dibenarkan oleh terdakwa Itje. Sedangkan saat sidang terdakwa Lukito, dari empat saksi hanya tiga saksi saja yang dimintai keterangan. Saksi Tutik, mengundurkan diri karena dia sebagai istri Lukito. Karena dalam ketentuan, juga ada hubungan suami-istri, jika bersedia maka dilanjutkan namun jika tidak, ya kita menghormatinya,” jelas JPU, Juni Ratnasari.
Hasil sidang berdasarkan keterangan para saksi, terdakwa Itje membenarkan semua apa yang disampaikan oleh empat saksi. Sedangkan terdakwa Lukito, ada yang membenarkan keterangan saksi, ada yang tidak dibenarkan. “Untuk agenda sidang minggu depan, tetap agenda pemeriksaan saksi. Ada sekitar 3 sampai 4 saksi lagi,” tutur Juni.(agp)