Mudahnya Bank Jatim Diperdaya Data Palsu

Duo Pembobol Bank Tipu PNS Kecamatan dan Kelurahan
MALANG-Kasus pembobolan kredit fiktif Bank Jatim Cabang Malang Rp 10 miliar, membuat berbagai pihak was-was. Betapa mudahnya, bank tertipu oleh data fiktif yang digunakan duet PNS Pemkot Malang pembobol Bank Jatim, Fransiska Daris dan Winarti Utami. Hingga kemarin, persoalan ini masih menjadi masalah bagi PNS di Kecamatan Kedungkandang dan sejumlah kelurahan.
Namun Pemimpin Bank Jatim Cabang Malang, Zainal Arifin enggan berkomentar banyak terkait pengungkapan kasus pengajuan kredit fiktif. Ia cenderung normatif dengan memberikan jawaban singkat. Pasalnya, permasalahan ini langsung ditangani oleh pusat.
“Saya tidak bisa berkomentar terlalu banyak dan dalam. Yang jelas ketika kasus ini terungkap, ya bagus,” ujarnya.
Menurutnya, alasan lain mengenai keengganan berkomentar yakni permasalahan ini muncul belum di masa dia menjabat menjadi kepala cabang Malang. Kredit ini terjadi antara 2010-2013, sementara ia baru bertugas di Malang tahun lalu.
“Sudah tepat bila pusat yang menangani, baik terkait hasil penyelidikan dan yang lainnya,” imbuh Zainal.
Yang jelas, sesuai dengan pengakuan Zainal, beberapa waktu terakhir untuk Kantor Cabang Malang telah membantu Polda Jatim ketika proses penyelidikan dengan menyajikan data yang dibutuhkan. Termasuk beberapa yang harus menerima pertanyaan dari penyidik.
“Beberapa waktu lalu internal juga sudah membantu proses penyidikan. Bila menginginkan informasi lebih jauh, bisa bertanya ke pusat atau penyidik,” bebernya.
Sementara itu, terkait pengamanan penyaluran kredit, ia juga tidak begitu paham tentang sistem yang dilakukan pada masa tersebut. Untuk saat ini, prinsip kehati-hatian tetap menjadi landasan utama sebelum menyalurkan kredit. “Terutama mengenai berkas nasabah, kami pasti hati-hati dan sesuai dengan prosedur. Tetapi ini pelajaran bagi kami selanjutnya,” pungkasnya.