Motor Vs Truk, Anggota TNI AL Tewas

Kondisi kendaraan roda tiga yang jatuh ke jurang di Jalan Raya Sumberjo, Pagak setelah dievakuasi.

Satu Hari Tiga Kecelakaan Lalu Lintas
MALANG - Kecelakaan maut, dini hari kemarin terjadi di Jalan Raya Gampingan, Kecamatan Pagak. Sertu Putut Widiyanto, 42 tahun, anggota TNI AL tewas dalam kecelakaan tersebut. Pengendara sepeda motor Honda Mega Pro N 4698 ER tersebut, mengalami luka serius di kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian, setelah tabrakan dengan truk.
Sedangkan Serka Adi Suyitno, 45 tahun, yang dibonceng mengalami luka serius di kepala.  Warga Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak tersebut, harus dilarikan ke RSSA Malang.
"Kasus kecelakaannya masih kami selidiki. Kami masih meminta keterangan beberapa saksi. Barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan, termasuk sopir truk," ujar Kanitlaka Polres Malang, IPDA Yoyok Supandi.
Peristiwa kecelakaan tersebut, terjadi sekitar pukul 04.15. Kecelakaan berawal dari motor Mega Pro yang dikendarai Putut Widiyanto berboncengan dengan Adi Suyitno, melaju dari utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, Putut berusaha mendahului kendaraan truk tak dikenal yang melaju searah di depannya.
Bersamaan saat menyalip tersebut, dari arah selatan ke utara melaju truk N 9937 DH yang dikemudikan Wakidi Ari Sudanto, 48 tahun, warga Desa Sumberejo, Pagak. Karena jarak cukup dekat, dan kedua kendaraan sama-sama tidak bisa menghindari, akhirnya tabrakan pun terjadi.
Saking kerasnya tabrakan tersebut, membuat tubuh kedua pengendara motor terpental. Putut meninggal dunia di lokasi, sedangkan Adi Suyitno mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Sementara itu, kecelakaan tunggal siang kemarin juga terjadi di Jalan Raya Sumberjo, Pagak. Motor roda tiga L 9178 GP, terjun bebas ke dalam jurang sedalam sekitar 10 meter di Gunung Geger. Motor terperosok ke dalam jurang karena hilang kendali.
Beruntung, Andy Atis P, warga Jalan Kolonel Sugiono Malang, pengemudi motor selamat. Begitu juga dengan Yohanes, warga Desa Ngaglik, Batu yang dibonceng selamat. Mereka hanya mengalamai luka ringan dan lecet saja.
"Kami saat itu mau perjalanan pulang, setelah mengirim kerupuk ke rumah saudara di Pagak. Ketika melintas lokasi yang jalannya menurun, tiba-tiba motor hilang kendali dan tidak bisa belok hingga jatuh ke dalam jurang," ujar Andy.
Warga sekitar yang mengetahui, langsung memberikan pertolongan. Sebagian warga lainnya melaporkan ke polisi. Selanjutnya dengan dibantu warga, polisi berhasil mengevakuasi motor dan kedua korban. Sementara itu, di Ampelgading truk masuk ke dalam jurang, meski tidak ada korban jiwa. (agp/aim)