Masyarakat Bisa Datang ke Polres Malang

PENGGEREBEKAN ratusan motor dari dua pegadaian ini, berawal dari Tim Buser Polres Malang yang curiga dengan dua orang pemuda saat patroli di wilayah Kecamatan Dampit, Jumat malam 12 Juni 2015. Karena dicurigai sebagai pelaku kejahatan, polisi langsung menghadang kedua pemuda berinsial WT dan EK, yang berboncengan motor.
Saat dihadang, EK berhasil kabur ke tengah kebun, sedangkan WT berhasil diamankan. Ketika dilakukan penggeledahan ditemukan senjata tajam jenis parang dan celurit di balik bajunya. Termasuk satu buah kunci T di dalam saku celananya.
"Saat kami kembangkan, ternyata WT ini mengaku pernah melakukan beberapa kali aksi pencurian sepeda motor. Termasuk juga melakukan aksi pembegelan di sejumlah lokasi," ujar AKP Wahyu Hidayat.
Dari pengakuannya itu, polisi pun langsung mengembangkan kasusnya. Pertama polisi mendapatkan dua motor hasil kejahatan. Kemudian setelah dikembangkan lebih jauh, diakui kalau dia menggadaikan beberapa motor hasil kejahatannya kepada TN dan DD.
"Pengakuannya gadai motor hasil kejahatan bervariasi. Mulai Rp 1 juta sampai Rp 5 juta. Uang hasil gadai dibagi dengan temannya EK yang kabur," tutur Kasatreskrim.
Berdasarkan pengakuannya itu, polisi langsung menggerebek rumah TN dan DD. Ketika digerebek ternyata benar, bahwa di dalam pegadaian banyak ditemukan motor yang diduga hasil dari kejahatan.
"Sepeda motor itu ada STNK nya, karena ketika melakukan aksi pembegalan WT juga merampas STNK korban. Termasuk ada juga STNK yang berada dalam jok sepeda motor," katanya.
Mantan Kasatreskrim Polres Tuban ini mengatakan, polisi masih akan terus mengembangkan kasus ini. Karena dugaannya masih ada pelaku lain yang belum tertangkap. "Dalam kasus curanmor ini, tidak ada kata pilah-pilah. Kami akan memprosesnya sampai tuntas dan mengembangkan ke jaringan lainnya," paparnya.
Ia juga mengimbau, kepada masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor selama beberapa tahun terakhir, bisa datang ke Polres Malang untuk mengecek dengan membawa bukti surat. Karena hal itu akan membantu pihak kepolisian untuk menyelidiki dan mengembangkan kasusnya.(agp/nug)