Mengapung di Kalilanang

Warga memadati menunjukkan mayat yang ditemukan

Mayat Laki-laki Beridentitas Warga Kedungkandang
BATU- Warga dan pengguna jalan yang melintas di Jembatan Kalilanang, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Selasa (16/6) kemarin sekitar pukul 16.00 dikejutkan dengan penemuan mayat di aliran sungai. Mayat seorang laki-laki berambut rapi, menggunakan kaos warna hitam, jaket warna gelap, celana panjang warna coklat dan menggunakan sepatu kulit kombinasi coklat hitam ini terjepit bebatuan di Kalilanang.
Tubuhnya yang tersangkut batu ini, membuat petugas sulit untuk melihat langsung wajah korban. Namun di saku celana bagian belakang ditemukan dompet serta identitas korban. Sesuai dengan KTP yang ditemukan didompet, tertera tulisan Yuwono Miharjo, 59 tahun, warga Jalan Danau Maninjau Selatan Dalam III RT 4 RW 8, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang.
Tidak jauh dari tempat kejadian perkara, polisi menemukan sebuah mobil jenis kijang kapsul N 1031 BE warna hijau. Mobil tersebut STNK atas nama Supriono, Polowijen Gg I Kota Malang. Didalam mobil ini ditemukan sebuah blackberry, sebuah handphone, sebuah kacamata tergeletak di jok depan.
Di jok tengah ditemukan sebuah tas tenteng warna hitam, sebuah tas rangsel warna hitam. Beberapa saksi mata melihat mobil ini terparkir sejak pagi hari. “Mobil itu diparkir sembarangan di depan deretan warung di Jembatan Kali Lanang sejak pagi hari, kita cari mobil siapa, tapi tidak ada yang tahu,” tegas Abdul Manan, Kades Pandanrejo.
Namun hingga saat ini polisi masih belum memastikan dompet dan mobil tersebut apakah benar-benar identik dengan mayat korban. Kapolsek Bumiaji, AKP Sukatno masih mengembangkan penyelidikan.
“Kita masih mengembangkan penyelidikan, apakah dompet tersebut memang benar-benar milik jenazah yang kita temukan, begitu juga mobilnya,” jelas kapolsek.
Tidak hanya itu, kapolsek mengatakan pihaknya juga mengembangkan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab kematian korban. Penemuan mayat ini menarik perhatian masyarakat dan pengguna jalan. Ratusan orang sore kemarin memenuhi Jembatan Kali Lanang karena penasaran ingin melihat apa yang terjadi. Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh Yasmat.
Saat itu Yasmat, warga Desa Pandanrejo hendak buang air di Kali Lanang, namun ia melihat ada kaki menyembul disela-sela bebatuan. “Dia melihat kaki menggunakan sepatu menyembul dari dalam air, ia pun lari melaporkan kejadian ini ke saya,” terang Manan. Laporan ini kemudian diteruskan ke Polsek Bumiaji. (muh/feb)