Dua Bulan, Polres Tangkap 143 Pelaku Kejahatan

MALANG – Menjelang bulan Ramadan, Polres Malang Rabu kemarin, pamer tangkapan dari hasil giat Satgas selama kurun waktu 20 April sampai 16 Juni 2015. Puluhan kasus dengan 143 tersangka berhasil diungkap. Termasuk barang bukti ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek dan jenis.
Rinciannya, dari Satgas II berantas preman dan kejahatan jalanan, sebanyak 24 kasus dengan 33 tersangka berhasil diungkap. 17 kasus diantaranya proses sidik (penyidikan), 3 kasus dilakukan pembinaan dan 4 kasus di tipiring. Dengan barang bukti 10 unit sepeda motor, 7 senjata tajam serta 159 botol miras berbagai merek.
Kemudian dari Satgas III basmi narkoba dan judi, sebanyak 14 kasus dengan 17 tersangka berhasil diungkap. Semua kasus saat ini dalam proses penyidikan. Barang buktinya adalah 5,4 gram sabu-sabu, 2 batang ranting ganja, 2,76 gram ganja, 12 tanaman ganja serta 100 butir pil koplo dobel L.
“Sedangkan untuk hasil operasi minuman keras yang dilakukan Polres Malang beserta Polsek jajaran ada 63 kasus dengan 66 tersangka serta barang bukti 1640 botol miras dan 25 liter trobas. Untuk tersangka miras ini, dilakukan pembinaan dan tipiring. Semua barang bukti miras tersebut nanti akan kami musnahkan saat HUT Bhayangkara pada 1 Juli,” terang Kapolres Malang, AKBP Aris Haryanto.
Untuk hasil ungkap kasus perjudian,  dari Polres Malang dan Polsek jajaran, ada 10 kasus dengan 21 tersangka. Barang buktinya selain uang ratusan ribu, ada handphone serta peralatan perjudian lainnya.
Kemudian untuk Satdas IV anti korupsi, Polres Malang berhasil ungkap satu kasus dengan satu tersangka. Sementara kasus korupsi yang proses penyelidikan (lidik) ada 3 kasus dan proses penyidikan (sidik) ada 2 kasus.
Sedangkan untuk Satgas VII, gakkum (penegakkan hukum) distribusi barang bersubsidi, berhasil mengamankan 3 kasus dengan 5 tersangka. Barang buktinya adalah 65 sak pupuk jenis ZA, 20 sak pupuk jenis Urea serta 30 sak pupuk jenis Ponska. Semua barang bukti disita dari TKP Kecamatan Wagir, Tajinan serta Kecamatan Turen.
“Pelaksanaan program Satgas ini, terus ada peningkatan. Program ini bisa memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan. Selain itu, juga bisa meningkatkan rasa aman dan nyaman di masyarakat,” jelas Aris.
“Selama bulan Ramadan ini, nantinya dari Satgas I akan menggelar kekuatan dengan melibatkan seluruh personel Polres Malang dan Polsek jajaran, untuk mengidentifikasi tempat rawan kejahatan seperti curanmor, curas dan lainnya. Dimana diharapkan nantinya bisa untuk meminimalisi tindak kejahatan,” sambung perwira dengan pangkat dua melati ini.(agp/aim)