Kasihan Punya Anak Kecil, Pengecer Judi Dilepas

MALANG – Seorang perempuan setengah baya, asal Jalan Mondoroko Selatan, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, akhir pekan lalu diamankan petugas Reskrim Polsek Singosari. WW, 46 tahun, ditangkap karena kedapatan tangan menjadi pengecer judi kupon putih.
Dari penangkapan itu, polisi mengamankan uang tunai sebesar Rp 70 ribu, satu buah HP Nokia berisi catatan penombok, selembar kertas serta dua buah bulpoin. Barang bukti tersebut, semuanya ditemukan di atas meja rumahnya.
Namun setelah menjalani pemeriksaan, WW tidak dilakukan penahanan. Dengan dalih memiliki anak serta cucu yang ditinggal ibunya keluar kota, WW dipulangkan. Ia hanya dilakukan pembinaan saja, untuk tidak mengulangi perbuatannya.
“Yang bersangkutan tidak kami tahan. Prosesnya tidak kami lanjutkan, karena masih bisa dilakukan pembinaan. Setelah kami data dan periksa serta kami bina, ia langsung kami pulang. Pertimbangannya karena yang bersangkutan memiliki anak kecil,” jelas Kanitreskrim Polsek Singosari, Ipda Hadi Puspito.
Diperoleh keterangan, penangkapan WW ini berangkat dari informasi masyarakat yang meresahkan, masih maraknya judi kupon putih di wilayahnya. Berangkat dari informasi itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Hasilnya diketahui bahwa pengecer judi tersebut adalah WW.
Selanjutnya, tanpa menunggu waktu lama, sesaat setelah melayani penombok polisi langsung menangkap WW di rumahnya. Dalam pemeriksaan WW, mengatakan kalau dirinya baru sebulan ini menjadi pengecer judi. Bisnis haram tersebut terpaksa dilakoninya karena kepepet butuh uang untuk tambahan, mencukupi kebutuhan keluarga.(agp/aim)