Cari Ikan, Kakak dan Adik Tenggelam

MALANG – Niatnya mencari ikan untuk santapan berbuka puasa. Namun justru ajal menghampiri kakak beradik warga Dusun Krajan, Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, Sabtu petang lalu. Yaitu Muhammad Ali Afif, 14 tahun dan adiknya Muhammad Ali Mahrus, 11 tahun. Keduanya hilang tenggelam di Sungai Lesti Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan saat mencari ikan.
Tubuh M Ali Mahrus, berhasil ditemukan pagi kemarin sekitar pukul 08.30. Tubuhnya ditemukan sekitar 500 meter dari dugaan lokasinya tenggelam. Sementara tubuh kakaknya, M Ali Afif, hingga petang kemarin masih belum ditemukan. Tim SAR dibantu warga sekitar masih terus melakukan pencarian.
“Tubuh adiknya (M Ali Mahrus) ditemukan, karena kelihatan kaki kirinya tersangkut. Sedangkan untuk tubuh kakaknya, masih dilakukan pencarian,” ujar Kepala Desa Sidorejo, Mansyur Effendi.
Sebelum diketahui hilang, Sabtu (20/6) pagi sekitar pukul 09.00, kedua korban pergi ke Sungai Lesti di Desa Sumberejo, Gedangan. Keduanya berangkat dengan berboncengan sepeda motor Suzuki Shogun. Setiba di lokasi, mereka kemudian mencari ikan di pinggir sungai dengan cara meracuni menggunakan potassium.
“Mereka tidak sekali ini mencari ikan. Tiga hari berturut-turut keduanya pergi ke Sungai Lesti untuk mencari ikan,” ujar Mansyur.
Ketika asyik mencari ikan inilah, anak sulung dan kedua dari tiga bersaudara pasangan (alm) Jamaali dan Sriani ini, kemungkinan jatuh terpeleset lalu tenggelam. Karena tidak ada yang mengetahui, apalagi mereka tidak bisa berenang akhirnya hilang.
Baru sekitar pukul 17.00, warga sekitar curiga dengan motor Suzuki Shogun dan pakaian anak-anak yang tergeletak di pinggir sungai. Warga curiga kedua korban tenggelam, karena saat dicari dan diteriaki tidak ada sahutan. Karena yakin bahwa keduanya tenggelam, warga lalu melaporkannya ke perangkat desa dan diteruskan ke petugas Polsek Gedangan.
“Identitas keduanya pun baru diketahui kalau warga Desa Sidorejo, sekitar pukul 20.00. Itu setelah orangtuanya mengadu kalau kedua anaknya belum pulang. Sebab jarak antara rumah korban dengan lokasi tenggelam, cukup jauh sekitar dua kilometer,” paparnya.
Sementara itu, proses pencarian tubuh kedua korban selain melibatkan Tim SAR gabungan, warga sekitar juga melakukan pencarian. Pencarian selain menyisir sekitar sungai, juga dengan menggunakan perahu karet. Tubuh M Ali Mahrus, yang ditemukan langsung dibawa pulang ke rumah duka. Orangtua korban tidak bisa dimintai keterangan karena kondisinya masih shock.(agp/nug)