Balas Dendam, Satpam Kanjuruhan Dianiaya

MALANG - Abdul Rokim, 33 tahun, warga Desa Gampingan, Kecamatan Pagak melakukan aksi balas dendam kepada Amirudin, 41 tahun, petugas keamananan (Satpam) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Rokhim menyabetkan belatinya ke wajah Amirudin.
Barang bukti yang diamankan dari tersangka, adalah sebilah pisau panjang yang digunakan melukai korban.
"Barang bukti tersebut, kami amankan dari tangan tersangka ketika kami amankan," ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat.
Peristiwa penganiayaan yang dilakukan Abdul Rokim terhadap Amirudin ini, terjadi Sabtu malam lalu sekitar pukul 20.00. Malam itu, korban yang sedang berjaga, tiba-tiba dihampiri oleh tersangka. Kepada korban, tersangka meminta pertanggungjawaban, karena sekitar tiga bulan lalu ia merasa dipukuli oleh korban.
"Sekitar tiga bulan lalu, saya dipukul karena persoalan sepele. Saya dipukuli beberapa kali hingga membuat mata saya luka dan handphone rusak," ujar tersangka.
Saat bertemu lagi, keduanya terlibat cek-cok mulut. Selanjutnya tersangka mengajak berkelahi korban. Ia mengeluarkan sebilah pisau, yang selanjutnya disabetkan ke arah korban hingga mengenai dahi.
Melihat ada perkelahian, warga sekitar yang melihat langsung melerai. Korban yang terluka ditolong warga dengan dibawa ke rumah sakit. Sedangkan sebagian warga lainnya melapor ke polisi. Berangkat dari laporan itu, polisi kemudian mencari tersangka dan berhasil mengamankannya tak jauh dari lokasi penganiayaan.
"Tersangka ini, kami amankan juga kaitannya dengan Operasi Pekat, menindak pelaku premanisme. Karena apapun tindakan main hakim sendiri itu, tidak diperbolehkan. Jika ada masalah seharusnya diselesaikan dengan cara kekeluargaan," papar Wahyu Hidayat.(agp/aim)