Nunggu Sahur, Asyik Main Judi Kyu-Kyu

Keenam pelaku judi kyu-kyu ketika digrebek oleh petugas Satreskrim Polres Malang

MALANG - Satuan Reskrim Polres Malang, Minggu malam lalu menggrebek sebuah rumah kos di Jalan Pramuka, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang. Dalam penggrebekan yang dipimpin langsung Kasatreskrim Polres Malang AKP Wahyu Hidayat tersebut, polisi mengamankan enam orang yang sedang asyik bermain judi kyu-kyu.
Barang buktinya satu set kartu domino serta uang Rp 340 ribu.
Keenam pelaku judi tersebut adalah, Gatot Supriyadi, 51 tahun, warga Jalan Ngamarto, Lawang. Suyitno, 52 tahun, warga Kelurahan Kalirejo, Lawang. Hadi Setiawan, 46 tahun, warga Dusun Sumberwuni, Kalirejo, Lawang. Heri Wahyudi, 52 tahun, warga Jalan Pramuka, Kalirejo, Lawang.
Kemudian Tan Il Yongky, 52 tahun, warga Kalirejo, Lawang serta Eko Sukamto, 36 tahun, warga Dusun Sumberwaras, Kalirejo, Lawang. "Mereka ini kami tangkap ketika sedang asyik bermain judi. Mereka kami jerat dengan pasal 303 KUHP tentang tindak perjudian, dengan anacaman hukuman 5 tahun penjara," ujar Wahyu Hidayat.
Mantan Kasatreskrim Polres Tuban ini mengatakan, penindakan terhadap pelaku judi ini, dalam rangka Operasi Pekat (penyakit masyarakat) pada bulan Ramadan. Salah satu yang menjadi target dalam Operasi Pekat adalah tindak perjudian.
"Operasi Pekat ini untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di masyarakat. Kegiatan ini akan terus kami lakukan sampai tindak perjudian di wilayah Kabupaten Malang benar-benar bersih," tegasnya.
Penggrebekan judi kyu-kyu ini, menurutnya berawal dari informasi mayarakat yang meresahkan adanya judi kyu-kyu di bulan Ramadan. Berangkat dari informasi itu, polisi lalu melakukan penyelidikan. Begitu benar ada perjudian, petugas langsung menggrebeknya.
Sementara itu, dalam pemeriksaan keenam tersangka judi mengaku kalau mereka hanya sekedar iseng. Perjudian kyu-kyu yang dilakukannya itu, untuk mengisi waktu luang sambil menunggu makan sahur.
"Kami hanya iseng saja bermain judi, karena kebetulan sedang berkumpul. Karena menunggu waktu makan sahur, akhirnya kami sepakat untuk bermain judi," kata keenam tersangka.(agp/aim)