Kerugian Capai Rp 100 Juta

Kobaran api menghabuskan bangunan Warung Wareg beserta barang berharga yang ada di dalamnya.     

Warung Wareg Ludes di Lahap Si Jago Merah
KARANGPLOSO – Bagus Santoso, karyawan Warung Wareg di area Pasar Wisata Kepuharjo, Karangploso tidak menyangka, jika listrik padam menjadi pertanda ludesnya warung yang dijaganya oleh si jago merah pada Jumat (26/6) pagi kemarin. Saat keluar dari kamarnya, dia dikejutkan dengan api yang melahap semua bangunan warung.
Seketika itu juga, dia membangunkan lima karyawannya yang tengah terlelap tidur di area warung untuk bersama-sama memadamkan api yang sudah berkobar menghabiskan sebagian bangunan warung. Beberapa barang berharga hangus terbakar, diantaranya enam unit sepeda motor, LCD, mesin kasir, DVD, tape compo dan kompor. Selain itu, api juga meluluh lantahkan bangunan warung yang terbuat dari bambu ini. Total kerugian mencapai Rp 100 juta.
 “Sepeda motor yang hangus itu milik para karyawan,” ujar Bagus kepada Malang Post, kemarin.
Dijelaskannya, kebakaran itu tersebut terjadi pukul 05.30 WIB. Saat kejadian, dirinya bersama lima karyawan lainnya sedang terlelap tidur. Sehari-hari, mereka memang tidur dan menjaga warung tersebut.
“Saat mau keluar untuk mengecek listrik padam, api dari atap sudah membesar. Saya membangunkan teman-teman lainnya untuk memadamkan api,” terangnya.
Mereka berusaha menaklukan api tersebut. Namun, keterbatasan peralatan yang dimiliki membuat mereka kewalahan memadamkan api yang kian membesar.
Kobaran api semakin cepat meluas, karena mayoritas bangunan warung tersebut terbuat dari bambu. Mereka menghubungi Pemadam Kebakaran (PMK). Sebanyak empat unit mobil PMK dikirimkan.  Dua mobil PMK Kota Batu, satu mobil PMK Bentoel dan Satu Mobil PMK Kabupaten Malang. Namun, kedatangan mobil PMK itu, tidak bisa berbuat banyak. Lantaran api yang membara, sudah menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya.
“Api baru padam sekitar jam 07.00 WIB tadi. Kami langsung menyelamatkan barang yang tersisa dan masih bisa digunakan,” kata dia.
Bagus tidak mengetahui asal mula api. Dia sudah yakin sudah mematikan kompor seluruh kompor yang dipergunakan.
“Yang saya tahu, asal api dari atap. Kemungkinan terjadi korsleting listrik,” imbuhnya.
Kasus kebakaran ini masih diselidiki Polsek Karangploso. “Untuk penyebab kebakaran, masih kami dalami melalui penyelidikan. Tadi, sudah kami lakukan olah TKP,” ujar Kanit Reskrim Polsek Karangploso Aiptu Engkos Kosasih. (big/aim)