Nasib PT Shica Jaya Tunggu Hasil Labfor

MALANG – Nasib PT Shica Jaya Sentosa, tergantung disposisi Kadisnaker Kabupaten Malang dari hasil temuan pemeriksaan khusus Pengawas K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Paling lambat Senin (29/6) siang besok, disposisi sekaligus ‘’vonis’’ tersebut akan diketahui.
Demikian ditegaskan Pengawas K3 Disnaker Kabupaten Malang, Danar Rahardian, kepada Malang Post kemarin. Ia mengatakan bahwa hasil temuan pemeriksaan khusus dari Pengawas K3, akan diserahkan Senin pagi  besok ke Kepala Disnaker Kabupaten Malang.
“Selanjutnya berdasarkan temuan itu, keputusan atau disposisi tergantung dari Kadisnaker, tetapi tentunya dengan sepengetahuan (tembusan,red) Bupati Malang. Paling lambat, Senin siang disposisi sudah bisa diketahui,” ujarnya.
Apa saja hasil temuan yang diajukan ? Danar masih merahasiakan. Ia akan membeberkan semua setelah ada disposisi dari Kadisnaker. Namun salah satu temuannya adalah penyangga besi yang seharusnya diganti, tetapi oleh perusahaan justru dilas.“Senin siang nanti akan kami sampaikan semuanya hasil temuan. Sebab disposisi dari Kadisnaker ini, nantinya juga dinantikan oleh pihak kepolisian,” tuturnya.
Apakah ada sanksi berupa penghentian operasional perusahaan ? Danar mengatakan, bahwa sanksi penghentian operasional tidak akan mungkin. Sebab jika dihentikan, maka akan berdampak pada nasib pekerja. Karena akan banyak orang yang menganggur jika perusahaan ditutup.
“Mungkin akan ada teguran dan imbauan kepada perusahaan untuk memperbaiki. Sebab pada saat kejadian kecelakaan sebelumnya, ketika diberikan teguran PT Shica Jaya Sentosa sudah langsung melakukan perubahan dan perbaikan,” katanya.
Lalu bagaimana dengan santunan kepada pihak keluarga ? Ia mengatakan bahwa petugas BPJS sudah meninjau lokasi kejadian, sesaat setelah kejadian. Sehingga semua santunan akan diberikan oleh pihak BPJS. “Jika perusahaan ingin memberikan santunan sendiri, itu sangat luar biasa sekali dan perusahaan mau peduli dengan pekerjanya,” paparnya.
Sementara itu, pihak kepolisian tetap menunggu hasil pemeriksaan dari Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur. Hasil Labfor tersebut akan berarti untuk menentukan ada tidaknya kelalaian dari pihak perusahaan.
“Kami masih menunggu hasil dari Labfor terlebih dahulu. Nanti setelah keluar, akan kami kaji semuanya. Termasuk soal perusahaan yang tidak mempunyai P2K3 (Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja),” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat.Untuk pengawas atau pemilik perusahaan ? Wahyu mengatakan nantinya pasti akan dipanggil untuk dimintai keterangan. “Tetapi pemanggilannya setelah hasil Labfor turun dulu, baru nanti kami agendakan,” sambungnya.(agp/nug)