Dibui, Wahab Gagal Nikah

MALANG – Lagi-lagi pengecer judi kupon putih, menjadi target operasi polisi selama bulan Ramadan ini. Akhir pekan lalu, seorang pengecer ditangkap petugas Reskrim Polsek Sumberpucung. Tersangkanya Wahab Abdi, 53 tahun, warga Desa Senggreng, Sumberpucung.
Wahab diringkus petugas di rumahnya sesaat setelah melayani penombok. Dari tangannya polisi mengamankan satu bendel kupon putih, satu buah bulpoin, satu buah HP berisi rekapan judi serta uang tunai sebesar Rp 55 ribu.
“Semua barang bukti tersebut, kami temukan di dalam saku celananya. Saat ini, tersangka masih kami periksa untuk mengembangkan ke pengepul dan bandarnya,” ungkap Kanitreskrim Polsek Sumberpucung, Aiptu Nurrohman.
Menurutnya, penangkapan Wahab ini, berawal dari informasi masyarakat, yang meresahkan masih maraknya perjudian di wilayahnya. Berangkat dari informasi tersebut, polisi lantas melakukan penyelidikan. Begitu diketahui Wahab usai melayani pembeli, polisi langsung menangkapnya.
“Ketika kami amankan, tersangka sempat mengelak tuduhan menjadi pengecer judi kupon putih. Namun setelah kami lakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti, tersangka tidak lagi bisa mengelaknya,” terangnya.
Dalam keterangannya kepada penyidik, tersangka mengaku menjalani bisnis haram menjadi pengecer judi, sejak enam bulan lalu. Ia nekat menjadi pengecer untuk tambahan penghasilan. Uang hasil jualannya disetorkan kepada seorang pengepul asal Kepanjen.
Akibat perbuatannya tersebut, Wahab tidak hanya merayakan lebaran di balik terali besi Mapolres Malang. Tetapi ia juga terancam gagal menikahi seorang janda, yang rencananya dilakukan pada 23 Juli nanti.(agp/aim)