Sukses Turunkan Angka Kriminalitas

Malang – Angka kriminalitas yang kian menurun sejak enam bulan terakhir menjadi kado istimewa untuk  Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-69 dari Polsek Kedungkandang. Dilihat dari perbandingan tahun 2014 dan 2015, data yang ada menunjukkan penurunan hampir 50 persen  tindak kriminalitas khususnya curanmor di Kecamatan Kedungkandang.  
    Kapolsek Kedungkandang, Kompol I Putu Mataram, memaparkan beberapa upaya untuk menekan angka kriminalitas di wilayahnya. Adanya kerjasama yang signifikan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dari tiga pilar, yaitu BHABINKAMTIBMAS (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), BABINSA (Bintara Pembina desa), dan Lurah.
    “Di sini terdapat 12 kelurahan yang terdiri atas 50 persen kota dan 50 persen pegunungan. Secara global cukup aman, setiap desa atau kelurahan ada tiga pilar yaitu  Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah. Diupayakan  kerja sama ini menimbulkan pembinaan kepada masyarakat untuk mencegah gangguan kamtibmas,” ungkap pria kelahiran Denpasar ini.
    Prioritas Polsek Kedungkandang dalam rangka menjaga kamtibmas khususnya pada kasus pecah kaca mobil, pencurian sepeda motor dan jambret. Hal tersebut dilakukan karena menindak lanjuti program Kapolres Kota Malang, AKBP Singgamata, untuk menekan gangguan kamtibmas dan memberikan pelayanan prima untuk masyarakat.
    Polsek yang memiliki 84 anggota ini telah melakukan mapping wilayah yang cukup rawan di Kecamatan Kedungkandang. Wilayah tersebut antara lain perumahan Sawojajar, perumahan Dirgantara, kelurahan Bumiayu, dan kelurahan Cemorokandang.
“Disamping adanya kegiatan yang bersifat pembinaan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas, ada upaya bersifat pencegahan yang dilakukan oleh unit Sabhara. Kegiatan patroli ini dilakukan pada siang dan malam hari untuk mencegah adanya balapan liar dan tindak criminal,” ujarnya.
    Keberhasilan awal tahun Polsek Kedungkandang menggagalkan aksi pencurian mobil dengan adanya kegiatan patroli sekitar jam 03.00 WIB. Satu orang berhasil diamankan oleh anggota. Kasus sabung ayam di Buring atas keluhan masyarakat juga dilakukan penangkapan terhadap pengelola judi. Selain itu, Polsek Kedungkandang juga mengamankan 4 pelaku jambret atas kerjasama masyarakat dan anggota kepolisian.
    “Semua kasus yang kami tangani sudah dilimpahkan ke kejaksaan semua, yang menjadi fokus saat ini, kami melakukukan operasi premanisme dan operasi petasan. Tadi sudah melakukan operasi dan menemukan 2 orang yang dicurigai sebagai preman. Tapi itu sudah dilimpahkan kepada Polres,” ungkap pria yang pernah bertugas di Timor Timor ini.
Untuk  mengantisipasi kejahatan, Polsek Kedungkandang rutin melaksanakan pertemuan dengan Danramil, Camat, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibnas, Babinsa dan para Lurah. Pertemuan yang rutin dilakukan setiap bulan dan membahas permasalahan-permasalahan yang ada pada setiap kelurahan.
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-69 ini, Polsek Kedungkandang melakukan kerja bakti di lingkungan intern dan mengadakan syukuran dengan masyarakat sekitar Polsek dengan buka puasa bersama pada tanggal 2 Juli 2015.
    “Untuk kedepannya semoga kepolisian bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sehingga masyarakat merasakan keberadaan polisi serta masyarakat ikut berperan meningkatkan keamanan. Sehingga ada kerjasama yang baik antara semua unsur untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar pria yang gemar olahraga badminton ini. (mp5/sir/oci)