Kelebihan Muatan,Truk Pengangkut Batu Terguling

Truk mengangkut batu  terguling karena as roda belakang patah, di Jalan Tirto Mulyo Dau kemarin.

MALANG – Sebuah truk nopol S 8997 UJ  kemarin mengalami kecelakaan di Jalan Tirtomulyo, Dau. Truk mengangkut batu seberat 10 ton ini  terguling akibat as roda belakang bagian kanannya patah. Tidak ada korban dari kecelakaan tersebut.
Sopir Pandri, 30 tahun, warga Desa Petungsewu,Dau, Kabupaten Malang mengungkapkan dirinya  baru saja mengambil batu di wilayah Kecamatan Ngantang. Batu tersebut akan dibawa ke wilayah Jalan Candi Badut, Tidar. Awalnya selama perjalanan tidak ada hal mencurigakan dengan truk yang dikemudikannya. Laju truk tampak normal. “Sebelumnya dibawa truk dicek lebih dulu, mulai dari mesin, roda hingga remnya. Semuanya normal,’’ katanya kepada Malang Post.
Sampai di Jalan Tirto Mulyo, Pandri merasakan roda belakang bagian kanannya tidak berjalan normal. Saat itulah dia berniat berhenti. Tapi,  belum sempat berhenti as roda belakang bagian kanan patah lebih dulu.  “Saya sebenarnya  sudah menginjak rem tapi truk masih melaju,’’ katanya.
Ditambahkan bahwa truk baru berhenti setelah 10 meter. Saat itu kondisinya miring. Belum diketahui jelas apa yang penyebab as roda belakang bagian kanan itu tiba-tiba patah. Tapi menurut warga, as tersebut patah diduga karena kelebihan muatan. “Kalau sebabnya saya tidak tahu, yang jelas selama ini truk tidak pernah ada masalah,’’ katanya.
Pandri sendiri tidak bisa berbuat banyak. Dia hanya melihat saja kondisi truk yang nyaris terguling tersebut di tengah jalan. “Kalau evakuasi tunggu teman dulu. Karena isi muatan harus dipindahkan,’’ katanya.
Sementara untuk kendaraan lain yang melintas di Jalan Tirto Mulyo, kemarin harus bersabar. Karena truk berada di tengah, arus jalan pun tersendat. Kendaraan yang melintas pun harus bergantian.(ira/nug)