Bakar Rumah Tetangga, Dibui

Rumah korban  ludes dibakar oleh tersangka.

MALANG – Ingat dengan peristiwa kebakaran yang terjadi di rumah Sunyoto, 27 tahun, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Senin (29/6) lalu. Kebakaran tersebut, ternyata bukan tanpa kesengajaan atau karena konsleting listrik. Sebaliknya memang karena sengaja dibakar.
Akhir pekan kemarin, petugas Reskrim Polsek Karangploso, berhasil menangkap pelakunya. Tersangkanya tetangga sendiri, yaitu Prima Budianto, 28 tahun, warga Dusun Curahkembang, Desa Ngenep, Karangploso. Ia ditangkap saat bersembunyi di tengah kebun.
“Ketika kami amankan, semula tersangka sempat mengelak tuduhan membakar rumah. Namun begitu kami tunjukkan bukti petunjuk, ia akhirnya mengakui semua perbuatannya,” ujar Kapolsek Karangploso, AKP Prayitno.
Peristiwa kebakaran saat itu terjadi malam hari sekitar pukul 23.30. Saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. Korban sedang pergi keluar dengan keluarganya. Ketika ditinggal keluar inilah, tersangka datang dan masuk ke dalam ruang dapur rumah korban.
Semula tersangka mencari barang berharga terlebih dahulu. Karena tidak ada, ia langsung membakar ruang dapur rumah korban. Dalam sekejap, api langsung membesar. Tersangka yang takut ketahuan langsung kabur.
Ketika api mulai membesar, korban datang. Selanjutnya dibantu warga sekitar langsung memadamkan api dengan air seadanya. Peristiwa kebakaran yang mengakibatkan kerugian sekitar Rp 5 juta itupun langsung dilaporkan ke petugas Polsek Karangploso.
“Saat mendapat laporan itu, awalnya kami menduga bahwa kebakaran biasa karena konsleting listrik. Namun ketika melakukan olah TKP dan penyelidikan, ada salah satu saksi yang sempat melihat tersangka keluar rumah korban. Akhirnya kuat dugaan bahwa rumah dibakar, hingga kami lakukan pengejaran dan menangkap tersangkanya,” jelas mantan Kapolsek Kepanjen ini.
Apa motif tersangka membakar rumah korban ? Dalam pemeriksaan tersangka Prima, mengatakan kalau dirinya dendam dan sakit hati dengan korban. Pasalnya ia mengaku pernah dituduh mencuri di rumahnya. “Saya dituduh mencuri selang air, padahal sama sekali tidak,” tutur tersangka Prima Budianto.(agp/nug)