Begal Sadis Asal Muharto Dibekuk

Tersangka Irawan Setiawan yang kerap kali melukai korbannya, saat diinterogasi Kasatreskrim Polres Malang.

MALANG - Irawan Setiawan (IS), warga Jalan Muharto Gg VB Kedungkandang, awal pekan lalu diringkus Tim Buser Polres Malang. Pemuda kelahiran 21 Mei 1996 ini, ditahan karena melakukan perampasan motor. Ia beraksi bersama lima temannya yang kini masih buron.
"Tersangka kami tangkap di rumahnya. Penangkapannya berkat kerjasama dengan petugas Polres Malang Kota. Selain beraksi di Kabupaten Malang, tersangka juga pernah beraksi di Kota Malang," terang Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat kepada Malang Post, kemarin.
Dikatakannya, tersangka IS ini merupakan residivis dengan kasus yang sama. Saat menjalankan aksinya, IS dan rekan-rekannya dikenal sadis. Mereka tidak hanya melukai korban, namun juga tak segan-segan membunuh jika korbannya melawan.
"Selama beraksi, tersangka dan temannya selalu menggunakan senjata tajam jenis parang. Berkumpulnya di wilayah Kecamatan Tumpang, dan sering menjalankan aksinya di Kabupaten Malang," jelas Wahyu.
Tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, ancaman hukumannya 9 tahun penjara. Tertangkapnya IS ini, berkat laporan M Amin Rizak, warga Jalan Raya Dusun Belung Buntaran, Desa Belung, Poncokusumo, yang menjadi korbannya. Amin menjadi korban keganasan para begal jalanan ini, pada 3 Juli lalu, sekitar pukul 05.00 di jalan raya kampungnya.
Barang-barang berharga seperti sepeda motor dan HP milik korban dirampas. Ceritanya pagi itu, setelah sahur dan salat Subuh, korban bersama temannya jalan-jalan dengan berboncengan motor. Baru beberapa meter dari rumahnya, korban dipepet oleh enam orang tak dikenal.
Salah satu dari pelaku menendang korban hingga jatuh. Pelaku lainnya menyabetkan senjata tajam ke arah korban. Setelah korban dan temannya tak berdaya, pelaku merampas motor yang kemudian kabur.
Korban yang merasa kesakitan, langsung ditolong warga sekitar. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit dan dilaporkan ke polisi. Berdasarkan laporan itulah, polisi lalu melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap satu dari enam pelakunya.(agp/aim)