Bekuk Tiga Budak Narkoba Jaringan Surabaya

MALANG – Satuan Reskoba Polres Malang, kembali sukses mengungkap jaringan narkotika di Kabupaten Malang. Rabu lalu, tiga budak narkotika jenis sabu-sabu berhasil ditangkap. Mereka ditangkap di dua lokasi yang berbeda.
Ketiganya adalah Riwanto, 42 tahun, warga Tegalsari, Kota Surabaya.. Ia ditangkap di simpang tiga Garuda, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari. Riwanto ditangkap sekitar pukul 04.30. Saat itu tersangka sedang menunggu seseorang yang memesan poketan sabu-sabu.
“Dari tangan Riwanto ini, kami mengamankan sepoket SS dibungkus plastik transparan serta sebuah HP. Barang bukti tersebut, kami temukan di dalam sakunya,” ujar Kasatreskoba Polres Malang, AKP Samsul Hidayat kepada Malang Post.
Dari penangkapan Riwanto ini, polisi lalu mengembangkan kasusnya. Riwanto mengaku kalau mendapat SS tersebut dari M Arifin.. Akhirnya polisi pun memburu M Arifin dan berhasil menangkapnya. Ia ditangkap di tempat kontrakannya di Kedungdoro, Tegalsari,  Kota Surabaya. Barang bukti yang diamankan dari M Arifin ini, polisi menyita seperangkat alat hisap, sepoket SS serta bukti struk transferan ATM BCA.
Tidak hanya berhenti disini, polisi masih terus mengembangkan kasusnya. Dalam pemeriksaan M Arifin mengatakan mendapatkan SS dari Abdul Qodir Jaelani, warga Desa Sidodadi, Kecamatan Lawang. Berangkat dari nyanyian itu, polisi kemudian memburu Abdul dan berhasil menangkapnya.
“Saat mau kami tangkap, tersangka Abdul ini sempat berusah untuk kabur. Tetapi anggota yang sudah siaga berhasil menangkapnya. Ia tidak bias mengelak setelah kami menemukan barang bukti sepoket SS di dalam sakunya,” jelas Samsul.
Ia mengatakan, penangkapan jaringan narkoba ini, berdasarkan laporan masyarakat.. Warga mengatakan kalau di wilayah Singosari dan Lawang sering dijadikan lokasi transaksi narkoba. Berdasarkan informasi itulah, polisi lalu menyelidiki dan berhasil menangkap mereka bertiga beserta dengan barang buktinya.(agp/aim)