Tanya SMS, Dihajar Suami

Iptu Sutiyo, SH, Mhum

Pesan Orang Pacaran, Curigai Selingkuh
MALANG - Tak terima menjadi korban kekerasan suami, NSR, 21 tahun, warga Dusun Talunsono, Desa/Kecamatan Ngajum, mengadu ke Polres Malang. Ia melaporkan suaminya, ZHD, 21 tahun, yang telah menganiayanya. Akibatnya, NSR menderita luka memar di wajahnya.
"Laporannya sudah kami terima, saat ini kami masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi. Korban sendiri, juga sudah kami mintakan visum ke rumah sakit," terang Kanit UPPA Polres Malang, Iptu Sutiyo, SH, Mhum.
Diperoleh keterangan, hubungan antara NSR dengan ZHD adalah sepasang suami istri sah. Mereka menikah beberapa tahun lalu. Awal pernikahan hubungan mereka terjalin mesra, namun beberapa minggu terakhir hubungan rumah tangga mereka mulai retak.
Puncaknya pada 28 Juni dini hari lalu sekitar pukul 01.00. Berawal ketika korban mengetahui ada beberapa pesan lewat SMS di handphone milik suaminya. SMS tersebut dari seorang wanita. Nada pesan singkat dalam SMS tersebut, seperti orang sedang pacaran.
Lantaran curiga suaminya selingkuh dengan wanita lain, korban mencoba menanyakan langsung pada suaminya. Saat ditanya, bukannya ZHD mengakui dan meminta maaf untuk tidak mengulangi lagi. Sebaliknya malah berubah menjadi pemarah dan suka memukul.
Kejadian penganiayaan terakhir pada 28 Juni lalu. Korban yang kembali menyinggung dipukuli dan ditendang. Selain itu kepalanya juga dibenturkan pada dinding hingga mengalami bengkak dan keluar darah dari hidungnya.
Semula korban tidak mau melapor karena masih sayang suami. Tetapi karena terus dianiaya, akhirnya atas pertimbangan keluarga korban diminta untuk melaporkannya ke Polres Malang. Saat ini perkaranya masih dalam proses penyelidikan. (agp/feb)