Ditinggal Tarawih, Rumah Dikuras Maling

MALANG - Eko Budi P, 36 tahun, dipastikan tidak bisa merayakan lebaran bersama keluarganya nanti. Warga Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran ini, sejak Jumat (10/7) malam lalu, harus diringkus di balik rutan Mapolsek Pagelaran. Ia ditahan karena kasus pencurian.
"Tersangka kami amankan di rumahnya, sesaat setelah ia melakukan pencurian. Ketika kami tangkap, tersangka mengakui semua perbuatannya," ujar Kapolsek Pagelaran, AKP Suyoto.
Menurut keterangan Suyoto, aksi pencurian yang dilakukan Suyoto ini, terjadi Jumat malam sekitar pukul 19.00. Ia beraksi mencuri di rumah tetangganya sendiri, yaitu Suarni, 53 tahun. Saat beraksi, rumah korban dalam kondisi kosong ditinggal pergi tarawih di Musala tak jauh dari rumahnya.
Modus operandinya, sebelum mencuri tersangka lebih dahulu mengawasi rumah korban. Setelah kondisinya kosong ditinggal pergi tarawih, tersangka langsung beraksi. Ia masuk dengan cara melepas kaca jendela kamar mandi.
Setelah berhasil dilepas, tersangka lalu masuk. Begitu berada di dalam rumah, tersangka lalu mengambil satu buah laptop merek Acer serta dua HP merek Cross. Usai mendapatkan barang berharga yang diincar, tersangka kabur lewat pintu depan.
Aksi pencurian baru diketahui setelah korban pulang dari salat tarawih. Mendapati rumahnya telah dibobol pencuri, korban lalu mengadu ke petugas Polsek Pagelaran. Dari laporan tersebut, polisi lantas melakukan penyelidikan.
Hasil penyelidikan dan pemeriksaan beberapa saksi, petugas mendapat informasi bahwa ada salah satu saksi yang melihat tersangka keluar dari rumah korban. Berdasarkan informasi itu, polisi kemudian mencari tersangka dan berhasul menangkap di rumahnya.
"Pengakuannya barang hasil curian tersebut sedianya akan dijual. Dan uang hasil penjualan dikatakan akan digunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarga saat lebaran nanti," papar mantan Kapolsek Wagir ini.(agp/aim)