Janji Nikahi, Setubuhi Gadis

Tersangka Supeno digelandang petugas Polres Malang.

MALANG – Usianya hampir setengah abad. Namun perbuatan Supeno, 48 tahun ini, sungguh keterlaluan. Hanya karena lama tidak berhubungan badan setelah bercerai dengan istrinya, warga Jalan KH Agus Salim, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung ini nekat berbuat asusila.
Bapak dua anak tersebut, menyetubuhi seorang anak di bawah umur. Sebut saja namanya Bunga, 14 tahun, warga Dusun Tugusari, Desa Bumirejo, Dampit. Korban yang masih di bawah umur itu, disetubuhi sebanyak dua kali di Losmen Sahara, Sumberpucung.
Imbas perbuatan biadabnya itu, Supeno harus meringkuk di balik rutan Mapolres Malang, sejak Selasa (21/7) lalu. Ia ditangkap oleh petugas bersama keluarga korban, saat hendak mengajak Bunga keluar rumah. Selanjutnya bapak dua anak itu, diserahkan ke UPPA Polres Malang.
“Tersangka kami jerat dengan Undang-undang Nomor 23 tahun 2001 tentang perlindungan anak dengan hukuman 15 tahun kurungan penjara,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat.
Menurut penuturan Supeno, dia dengan Bunga berkenalan sekitar setahun lalu. Perkenalannya secara tidak sengaja, lewat telepon nyasar. Bunga yang berniat menghubungi temannya, saat itu nyasar ke nomor HP milik tersangka. Supeno yang sudah menduda, lalu memanfaatkannya untuk berkenalan.
Dari perkenalan itu, keduanya lalu sering berkomunikasi. Bahkan, tersangka juga blak-blakan merayu Bunga untuk melakukan hubungan badan. “Yang mengajak berhubungan badan dulu dia (Bunga, red),” dalih Supeno.
Pada Sabtu (18/7) siang lalu, Supeno mengajak Bunga janjian bertemu di Kepanjen. Setelah bertemu, dengan dibonceng sepeda motor Bunga diajak ke Losmen Sahara di Sumberpucung. Di kamar Losmen yang menjadi saksi bisu, Bunga dirayu untuk diajak berhubungan intim.
Agar korban tidak menolak, Supeno menjanjikan akan menikahinya. Bunga pun akhirnya disetubuhi dua kali. Setelah puas, Supeno lalu mengantarkan korban pulang. Saat di rumah orangtua Bunga yang curiga lantas menanyakan. Ketika ditanya, korban menceritakan apa yang terjadi.
Lantaran tidak terima, orangtua Bunga lalu melaporkannya ke polisi. Selanjutnya berdasarkan laporan itu, bekerjasama dengan keluarga korban, petugas memancing tersangka. Menggunakan HP milik Bunga, Selasa lalu tersangka diajak janjian bertemu. Tersangka kembali meminta korban untuk berhubungan badan. Begitu bertemu, Supeno langsung diamankan. “Saya khilaf dan mau bertanggungjawab untuk menikahinya,” ujarnya. (agp/udi)