Tangkap Tangan Blandong Tebang Pohon Sonokeling

Tersangka Muliono bersama dengan barang bukti kayu yang dicuri di hutan.

MALANG - Muliono bin Sayi, 39 tahun, warga Desa Benjor, Kecamatan Tumpang sejak, awal pekan lalu, harus meringkuk di balik rutan Mapolsek Tumpang. Ia ditahan, setelah tertangkap tangan mencuri kayu hutan jenis Sonokeling, di Hutan Desa Benjor.
Selain menangkap Muliono, polisi juga mengamankan barang bukti 10 batang kayu ukuran 1 meter dan 2 meter dengan diamater 20 sentimeter, serta sebuah gergaji tangan. Barang bukti tersebut diamankan di lokasi bersamaan dengan penangkapan tersangka.
"10 batang kayu tersebut, dari dua pohon Sonokeling yang ditebang. Selanjutnya oleh tersangka dipotong-potong menjadi beberapa bagian," ujar Kapolsek Tumpang, AKP Heri Subagyo.
Diterangkan Heri, penangkapan tersangka Muliono ini, berangkat dari laporan petugas Perhutani kalau di hutan Benjor, kerap terjadi pencurian kayu. Selanjutnya, berdasarkan laporan itu bersama dengan petugas dari Perhutani, melakukan patroli dengan menyisir sekitar lokasi hutan. Saat menyisir tersebut, polisi mendapati tersangka sedang memotong pohon menjadi beberapa bagian.
Karena tidak ingin menunggu lama, petugas langsung mendekati dan menangkapnya. Saat ditangkap Muliono tidak bisa menunjukkan surat izin penebangan. Akhirnya bersama dengan barang buktinya, diamankan ke Polsek Tumpang.
Dalam pemeriksaan, tersangka berdalih baru sekali itu melakukan pencurian. Ia mencuri seorang diri. Kayu yang dicuri tidak diangkut menggunakan kendaraan, melainkan dipanggul untuk dibawa pulang ke rumah.
"Pengakuannya kayu hutan tersebut digunakan untuk kursi. Tersangka mengetahui di hutan Benjor ada kayu bagus, karena sering bermain di sekitar hutan, akhirnya direncanakan mencuri. Tersangka sendiri pekerjaannya adalah seorang tukang bangunan," paparnya.(agp/aim)