Guru SD Cabuli Keponakan Sendiri

Iptu Sutiyo SH, Mhum

MALANG – Seorang guru seharusnya menjadi panutan bagi anak-anak. Namun yang terjadi di Kabupaten Malang, justru sangat ironis. Hanya mungkin karena nafsu, seorang guru olahraga sekolah dasar (SD) yang ada di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, justru melakukan pencabulan.
Korban pencabulan keponakannya sendiri yang masih berusia 6 tahun. Sebut saja namanya Mawar, warga Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan. Mawar diduga sudah beberapa kali menjadi korban pencabulan pelaku, yang berinisial SMJ, 55 tahun.
Kini laporan pencabulan tersebut, sedang dalam tahap penyelidikan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang. “Laporannya sudah kami terima. Sekarang ini masih proses penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi,” ujar Kanit UPPA Polres Malang, Iptu Sutiyo SH, Mhum.
Informasi yang diperoleh, perbuatan bejat yang dilakukan SJM tersebut, terjadi di dalam rumah Mawar. Sebelumnya, orangtua Mawar menampung SJM di rumahnya. Orangtua korban tidak curiga, karena SJM merupakan saudara dekat.
Apalagi SJM merupakan seorang guru yang sebelumnya mengajar di Aceh, kemudian dimutasi ke salah satu SD di Kecamatan Sumbermanjing Wetan. SJM ditampung sementara, karena masih belum memiliki rumah. Namun kepercayaan itu, ternyata justru dijadikan kesempatan oleh SJM. Ia mencabuli Bunga, ketika rumah sedang sepi.
Perbuatan SJM terbongkar, dari kecurigaan orangtua korban terhadap perubahan Mawar. Curiga ada yang tidak beres, orangtuanya lalu bertanya kepada Mawar. Ketika ditanya, Mawar bercerita kalau dicabuli oleh SJM. Tidak terima dengan apa yang dialami anaknya, akhirnya langsung dilaporkan ke Polres Malang.(agp/aim)