Jambret kewmbali beraksi di Malang Kota

MALANG – Penjahat jalanan kembali beraksi di wilayah hukum Polres Malang Kota. Kali ini yang menjadi korban adalah Ariyanti, 24 tahun, warga Desa Pandanlandung, Wagir.  Kamis (30/7) malam lalu dia dijambret oleh orang tak dikenal. Pelaku yang beraksi seorang diri, berhasil membawa kabur tas ungu miliknya. Kasus penjambretan ini sendiri baru kemarin dilaporkan korban ke Polres Malang Kota.
Kepada petugas, Ariyanti menguraikan peristiwa penjambretan itu terjadi di Jalan Ir Rais (depan Pasar Kasin). Malam itu sekitar pukul 22.45 WIB, dia mengendarai motor Honda Beat sendirian. Selama perjalanan, Ariyanti sama sekali tidak merasa was-was. Itu karena, sudah sering mengendarai motor sendiri saat malam hari, dan selama ini tidak ada apa-apa.
“Malam itu saya pulang kerja. Setiap hari saya berangkat atau pulang kerja lewat jalan tersebut,’’ kata Ariyanti yang mengaku dia bekerja di Djati Lounge (Perum Araya).
Ariyanti baru merasa was-was saat melintas di Jalan Ir Rais. Itu karena secara tiba-tiba muncul kendaraan Suzuki Satria di belakangnya. Dia makin curiga, karena pelaku yang seorang diri, secara tiba-tiba mengambil tas yang diletakkannya di bagian bawah sela-sela kemudi dan sadel kendaraan. “Kejadiannya sangat cepat. Pelaku mengambil tas kemudian kabur,’’ kata Ariyanti kepada petugas.
Kejadian yang sangat cepat itu membuat Ariyanti kaget dan shok. Tapi begitu, dia juga sadar jika pelaku sudah mengambil tas miliknya. Sehingga dia pun langsung berteriak meminta tolong warga.
Mendengar teriakan Ariyanti, warga pun beraksi. Mereka berusaha mengejar pelaku. Tapi sayang, upaya pengejaran tersebut tidak membuahkan hasil. Pelaku berhasil kabur dengan membawa tas ungu milik Ariyanti.
“Dalam tas ada HP merek Evercoss, dompet berisi uang Rp 150 ribu, serta kartu identitas, ATM, dan berbagai surat penting lainnya,’’ kata Ariyanti.
Sementara itu Kabag Humas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggraeni saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Kepada Malang Post, wanita dengan tiga balok di pundak ini mengatakan jika saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.(ira)