Transaksi SS, Warga Rembun Ditangkap

MALANG – Peredaran narkotika terus berkembang di Kabupaten Malang. Jaringan barang haram ini, terus menyasar pada korbannya. Kamis lalu, Satuan Reskoba Polres Malang, kembali menangkap seorang budak narkoba jenis sabu-sabu (SS).
Tersangkanya adalah Didit Prasetyo, 32 tahun, warga Dusun Sentong, Desa Rembun, Kecamatan Dampit. Ia ditangkap di pinggir Jalan Raya Desa Gedog, Kecamatan Turen. Dari tangannya polisi mengamankan sepoket SS serta sebuah HP merek Mito.
Penangkapan Didit ini, berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan kalau di pinggir Jalan Raya Desa Gedog, kerap dijadikan tempat transaksi narkotika. Berangkat dari informasi itu, petugas lalu melakukan penyelidikan dengan menyanggong selama beberapa hari.
Ketika tersangka Didit ini muncul, dan terlihat sedang menunggu seseorang, petugas langsung mendekati. Awalnya tersangka sempat mengelak tuduhan membawa sabu-sabu. Namun ketika digeledah dan ditemukan sepoket barang haram, akhirnya baru mengaku.
“Untuk tersangka dan barang buktinya sudah kami amankan. Kasusnya masih kami kembangkan karena dugaan masih ada jaringan pelaku lainnya yang belum tertangkap,” ujar Kasatreskoba Polres Malang, AKP Samsul Hidayat.
Sementara itu, dalam pemeriksaan tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut, dari seorang rekannya asal Kota Malang. Barang haram tersebut, dikatakannya untuk dipakai sendiri. Ia biasanya membeli barang melalui nomor telepon seluler, kemudian janjian bertemu di Jalan Raya Gedok Turen.(agp/jon)