Warung Bakso dan Donat Ludes Terbakar

MALANG – Kurang dari 24 jam, dua kebakaran terjadi di Kota Malang. Pertama kebakaran terjadi di salah satu ruko di Jalan Kolonel Sugiono, Jumat (31/7) malam lalu. Ruko yang digunakan pemiliknya, Agus, 50 tahun, warga Jalan Raya Gadang, membuka usaha warung bakso dan donat tersebut hangus dilahap si jago merah.
Kebakaran ruko ini kali pertama diketahui oleh Imron, salah satu penjaga ruko. Saat itu sekitar pukul 23.30 WIB, Imron yang sedang berada di lantai dua curiga dengan munculnya asap. Dia pun was-was, karena asap yang diduga bersumber dari bawah (lantai satu ruko) tersebut kian tebal. Bersama rekannya, Imron pun mengecek.
Dia pun kaget, karena di lantai satu yang digunakan sebagai tempat usaha menjual Bakso Solo dan Donat tersebut sangat gelap karena kepulan asap. Bukan itu saja, di bagian dapur Imron juga melihat api yang berkobar. Tanpa banyak kata, Imron langsung membuka pintu ruko. Sambil meminta tolong warga, dia juga langsung mengambil air untuk memadamkan api.
Sementara warga yang mendengar teriakan Imron bergegas untuk ikut melakukan pemadaman api. Mereka juga melaporkan kebakaran ini ke Polsekta Sukun dan PMK Kota Malang. Tiga unit mobil PMK pun datang, untuk melakukan pemadaman. Hasilnya kurang dari 30 menit api pun padam.
Sementara kebakaran kedua terjadi di gudang bekas pabrik keramik Pendowo, Jalan Mayjen Panjaitan. Api menghaguskan isi gudang. Dugaan sementara gudang milik Joko Prasnowo. 52 tahun, warga Jalan Mayjen Panjaitan, terbakar karena adanya konsleting arus listrik. Terlebih, dalam keterangannya Joko menyebutkan jika meskipun tidak lagi digunakan, gudang seluas 200 meter persegi ini masih dialiri listrik.
“Ada kemungkinan penyebab bekabaran adalah konsleting arus listrik. Tapi begitu, kami masih mendalami dengan mengambil beberapa sampel benda-benda yang sudah hangus terbakar untuk dikirim ke Labfor  cabang Polda Jatim,’’ katanya.
Kebakaran gudang keramik ini sendiri kali pertama diketahui oleh Bahaq Efendi, salah seorang warga. Siang itu, sekitar pukul 11.00 Bahaq melihat ada kepulan asap tebal terlihat di bagian atas gudang. Curiga, Bahaq langsung memberitahu Joko yang juga tetangganya. Mendengar informasi dari Bahaq, Joko pun melakukan pengecekan. Dan saat itulah dia melihat api sudah meluluhlantakkan sebagian bangunan rumahnya.
Melihat api, Joko menghubungi unit PMK Malang, sekaligus melapor ke Polsekta Klojen. Tiga unit mobil PMK pun datang tidak lama kemudian. Dan para petugas PMK ini langsung melakukan pemadaman. Api pun  dapat dipadamkan sekitar 30 menit kemudian. “Setelah mendapat laporan, kami langsung datang. Dan saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk penyebabnya,’’ kata Kapolsekta Klojen Kompol Teguh Priyo Waseso.
Dia juga menyebutkan dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa. Sementara untuk kerugiannya mencapai Rp 10 juta. “Tapi korban mengatakan kerugian akibat kebakaran ini adalah Rp 10 juta. Ya karena di gudang memang tidak banyak barang, dan api hanya melahab sebagian  bangunan gudang,’’ tandas Teguh.(ira/nug)