Hajatan Nikah Jadi Ajang Judi Cap Jie Kie

MALANG – Tim Buser Polres Malang, Minggu malam lalu menggrebek arena judi Cap Jie Kie, di acara hajatan pernikahan di Desa Sumberwangi, Kecamatan Gedangan. Dari penggrebekan itu, dua orang bandar judi bola gelinding tersebut berhasil diamankan.
Kedua tersangka tersebut adalah Sugianto, 42 tahun, warga Dusun Tunjungsari, Desa/Kecamatan Bantur. Dan Siyono, 43 tahun, warga Dusun Krajan Lor, Desa/Kecamatan Gedangan. Barang buktinya adalah seperangkat alat judi Cap Jie Kie dan uang sebesar Rp 450 ribu.
Kanit Idik IV Reskrim Polres Malang, Iptu Sutiyo, SH, M.Hum penggrebekan judi Cap Jie Kie itu, berawal dari informasi masyarakat. Warga merasa resah karena di acara hajatan pernikahan, digelar perjudian.
“Berdasarkan informasi itu, kami langsung meminta Tim Buser untuk menyelidiki. Begitu benar adanya, petugas kami langsung menggrebek dan menangkap keduanya. Kedua tersangka kami jerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian,” ungkap Sutiyo.
Menurut pengakuan kedua tersangka, mereka membuka judi Cap Jie Kie sejak pukul 21.00. Mereka membawa modal uang sebesar Rp 120 ribu. Kemudian baru sekitar 30 menit menggelar judi, polisi langsung datang menangkapnya.
“Kami ini hanya buruh untuk menggelar judi Cap Jie Kie, oleh Marsuk warga Kecamatan Gedangan. Kalau menang kami mendapatkan komisi sekitar Rp 40 ribu. Uang komisi itu, sedianya untuk membayar sekolah (SPP) anak,” tutur tersangka Sugianto yang diamini oleh Siyono.(agp/aim)