Bunuh Anak Dulu Baru Istri

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat menunjukkan foto tersangka Abdullah Lutfianto  masih terbaring di ruang isolasi RSSA Malang.

‘’Jagal’’ dari Jabung Masih Dirawat di RSSA 
MALANG – Penyidik Reskrim Polres Malang, akhirnya mendapat pengakuan dari Abdullah Lutfianto, 54 tahun. Kendati keterangannya masih terbata-bata, namun warga Dusun Pateguhan, RT02 RW01, Desa Argosari, Jabung ini mengakui kalau dirinya yang membunuh istri dan anaknya. Namun apa motif di balik pembunuhan tersebut, Abdullah masih belum mau bicara.
“Tersangka sudah kami mintai keterangan. Tetapi apa yang disampaikan masih belum detail, karena sepatah-patah. Kondisi yang bersangkutan masih lemah dan harus menjalani perawatan  intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA)  Malang,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat.
Selain telah mengakui membunuh istrinya Wiwik Halimah, 48 tahun dan anaknya Putri Sari Dewi, 16 tahun, tersangka Abdullah juga mengatakan kalau Putri yang dibunuh lebih dahulu, baru kemudian istrinya Wiwik. “Bagaimana proses pembunuhannya, Abdullah masih belum menjawab. Namun ia mengatakan kalau Putri yang dibunuh terlebih dahulu,” ujar Wahyu.
Dengan adanya pengakuan tersebut, Satreskrim Polres Malang, Rabu malam langsung mengeluarkan surat perintah penahanan (SPP) kepada Abdullah. Tetapi karena kondisinya yang masih perawatan, sementara waktu Abdullah dibantarkan di RSSA Malang. Jika kondisinya sudah membaik, ia akan langsung dibawa ke Mapolres Malang.
“Agar tidak sampai terjadi hal-hal yang diinginkan, kami menyiagakan petugas dari Sabhara, Reskrim serta Tahti (tahanan dan barang bukti) untuk menjaga. Salah satu tangan tersangka  kami borgol. Jangan sampai dia nanti, mengulangi percobaan bunuh diri lagi. Karena selama mendapat perawatan, tersangka selalu minta buang air kecil di kamar mandi, meskipun sudah dipasang kateter,” jelas mantan Kasatreskrim Polres Tuban ini.
Soal percobaan bunuh diri ? Abdullah, membantah telah minum obat asma merek Threbon. Ia mencoba bunuh diri dengan minum bensin dicampur cairan lantai. “Untuk obat asma, tidak diakuinya. Ia hanya mengatakan minum cairan alcohol dicampur dengan obat pembersih lantai. Apakah obat asma itu milik anaknya atau istrinya juga belum tahu. Yang pasti obat asma tersebut, kami temukan di dalam saku bajunya,” tuturnya.
Setelah dipastikan sembuh, Abdullah akan langsung dibawa ke Mapolres Malang untuk menjalani penahanan. Selama menjalani penahanan, Abdullah nantinya akan mendapat perlakuan khusus. Ia dibuatkan ruangan isolasi, agar tidak sampai melakukan usaha bunuh diri.
“Sudah ada tujuh orang saksi yang kami mintai keterangan. Salah satunya adalah anak pertamanya. Dan malam ini (semalam, red) kami juga akan meminta keterangan orangtua Wiwik atau mertua Abdullah,” ucapnya, sembari mengatakan bahwa ruang khusus untuk Abdullah sudah mulai disiapkan.
Sekadar diketahui, warga Dusun Pateguhan, RT02 RW01, Desa Argosari, Jabung Selasa pagi lalu gempar. Mereka dikejutkan dengan aksi sadis yang dilakukan Abdullah Lutfianto. Ia dengan sadis tega membunuh istri dan anaknya. Bahkan setelah tidak bernyawa, mayat istri dan anaknya dibakar. Sementara Abdullah, usai membunuh langsung mencoba bunuh diri.(agp)