Sikat Sepeda Motor Teman Sendiri

Kedua maling motor yang berhasil diamankan petugas Reskrim Polsek Singosari, bersama dengan barang buktinya.

MALANG – Dua pemuda warga Jalan IR Rais, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, sejak Rabu lalu, harus mendekam di balik rutan Mapolsek Singosari. Yaitu Abdul Rachman Ariyanto, 31 tahun serta Zainudin Arif, 31 tahun. Keduanya ditahan karena terlibat kasus pencurian sepeda motor Honda Revo N 6262 CC.
Sepeda motor keluaran tahun 2010 tersebut, dicuri di parkiran pemandian Desa Watugede, Kecamatan Singosari. Motor tersebut diketahui milik  Andi, tetangga sekaligus temannya sendiri.
Aksi pencurian sepeda motor tersebut, terjadi Senin 3 Agustus lalu. Saat itu, korban diajak oleh kedua tersangka bermain ke tempat pemandian, di Desa Watugede, Singosari. Korban mau saja, karena sudah kenal dengan kedua tersangka. Namun ia tidak tahu, kalau ajakan itu hanya akal busuk kedua tersangka untuk mencuri motor.
Setiba di lokasi pemandian, korban dan tersangka langsung turun. Motornya diparkir di tempat parkiran. Selanjutnya, untuk menghindari kecurigaan, salah satu tersangka mengajaknya ngobrol. Sedangkan seorang pelaku lainnya, mengambil motor yang kemudian dibawa kabur.
Tidak berapa lama, setelah menyembunyikan motor curian, pelaku kembali lagi. Selanjutnya keduanya mengajak ngobrol. Pencurian baru diketahui oleh korbannya, ketika hendak pulang. Melihat motornya hilang serta tidak ada yang mengetahui, akhirnya melaporkan pencurian tersebut ke Polsek Singosari.
Berdasarkan laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Begitu mendapat informasi bahwa ada motor Honda Revo yang mau dijual dengan harga miring.
“Mendapat informasi itu, anggota lalu melakukan penyanggongan. Begitu kedua tersangka muncul dan hendak melakukan transaksi dengan pembeli, anggota langsung mengamankannya bersama dengan barang bukti motor curian. Saat ini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Singosari,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat.
Dalam pemeriksaan, kedua tersangka mengatakan memang sudah ada niatan mencuri motor milik korban. Mereka mencuri tidak menggunakan kunci T. Tetapi mengunakan kunci asli sepeda motor yang diduplikatkan. “Sehari sebelumnya, kedua tersangka meminta motor korban untuk diduplikatkan kuncinya,” jelasnya.(agp/aim)