Laimin Bunuh Diri,Keluarga Tolak Otopsi

MALANG – Warga sekitar Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, pagi kemarin gempar. Mereka dikejutkan dengan kematian Laimin, warga sekitar. Pria berusia 75 tahun tersebut, meninggal dunia setelah gantung diri di blandar kayu belakang rumahnya.
Dugaan sementara, Laimin nekat mengakhiri hidupnya karena kondisi ekonomi. Selain itu, selama ini korban juga diketahui mengalami sakit-sakitan. Usai dievakuasi, jenazahnya dimintakan visum luar di Puskemas Pakisaji. Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi di RSSA Malang.
“Dari hasil olah TKP dan evakuasi tubuh korban sama sekali tidak ditemukan bekas tanda kekerasan. Korban meninggal dunia murni karena gantung diri. Pihak keluarga juga sudah menerima kematiannya sebagai musibah,” ungkap Kapolsek Pakisaji, AKP Amung Sri Wulandari.
Diperoleh keterangan, sebelum ditemukan gantung diri, sekitar pukul 04.30 korban masih terlihat pergi ke Musala yang tak jauh dari rumahnya. Bersama dengan warga lainnya, korban terlihat salat subuh berjamaah. Sama sekali tidak ada kecurigaan atau tanda-tanda kalau korban akan melakukan aksi nekat mengakhiri hidupnya.
Bahkan, pagi itu korban juga masih sempat bercengkrama dengan warga sekitar. Termasuk beberapa hari sebelumnya, korban diketahui warga sekitar menyumbangkan uangnya ke beberapa Musala di sekitar rumahnya. Ketika ditanya oleh warga, korban mengatakan kalau dia ingin beramal, karena mau pergi jauh selamanya.
“Di rumah tersebut korban tinggal bersama dengan cucunya. Selama ini keluarga mengatakan kalau korban sakit-sakitan karena kondisinya sudah tua. Keluarga juga sama sekali tidak ada firasat kalau korban mau bunuh diri,” jelasnya.
Siti Halimah, 30 tahun, tetangga korban yang kali pertama menemukan Laimin gantung diri. Pagi itu, sekitar pukul 05.45, saksi berniat mau pergi ke sungai yang ada di belakang rumah. Ketika pergi ke belakang, saksi kaget setelah melihat korban tergantung di blandar kayu menggunakan tali tampar.
Mengetahui hal itu, saksi langsung berteriak histeris. Warga sekitar yang mendengar langsung berdatangan. Mendapat cerita kalau Laimin gantung diri, warga langsung melihat ke lokasi untuk memastikan. Setelah dipastikan kebenarannya, warga yang menganggap kematian korban tidak wajar lantas melaporkannya ke petugas Polsek Pakisaji.(agp/nug)