Laka Berantai, Renggut Nyawa Warga Muharto

MALANG – Kecelakaan menyebabkan korban jiwa tadi malam terjadi di Jalan Mayjend Wiyono. Korbannya adalah Suliadi, 48 tahun, warga Jalan Muharto Gg Permadi, Polehan, Blimbing. Duda tanpa anak ini meninggal saat hendak dibawa ke rumah sakit.
“Lukanya di kepala bagian belakang dan pelipisnya robek. Darah yang keluar sangat banyak. Saat kali pertama kami menolong korban masih bernafas, tapi saat hendak akan dibawa ke RS dia meninggal,’’ kata Serda Mukmin anggota Dodikjur yang juga salah satu saksi mata.
Kepada Malang Post, Mukmin mengatakan kecelakaan terjadi pukul 19.15 WIB. Saat itu, dia sedang piket di Dodikjur. Dia melihat korban mengendarai motor Honda Beat nopol N 4822 AAI dari arah barat ke timur. Tepat di depan asrama Dodikjur, tiba-tiba korban terjatuh.
Mukmin tidak mengetahui jelas apa penyebab korban jatuh. Yang pasti, saat terjatuh suara yang ditimbulkan sangat keras. “Kami kaget dengan suara itu. Itu sebabnya, bersama anggota yang piket lainnya langsung datang ke TKP,’’ akunya.
Di lokasi, tidak hanya motor korban saja yang jatuh, tapi ada dua motor lainnya yang jatuh. Namun, pengendara dua motor lainnya tidak terluka parah, sehingga mereka langsung kabur meninggalkan TKP setelah banyak warga datang.
“Tadi sempat tanya salah satu korban yang jatuh, katanya jatuh karena mengerem mendadak, setelah melihat ada motor Honda Beat  ini lebih dulu jatuh,’’ imbuh Mukmin,
Setelah pengendara dua motor ini pergi, Mukmin pun menolong Suliadi, yang saat itu sudah terkapar dengan posisi kepala berada di utara. Bersama rekannya, Mukmin pun mengangkat Suliadi ke tepi.
“Kalau kecelakaannya dengan apa saya tidak paham, tadi beberapa warga sempat mengatakan pak Suliadi ini jatuh sendiri saat mengendarai motor,’’ jelasnya.
Sementara saksi lain ada yang menyebutkan jika Suliadi jatuh dari kendaraannya setelah diserempet mobil Avanza. “Ada informasi begitu, tapi dari semua saksi yang kami mintai keterangan tadi mengatakan korban jatuh sendiri dari motor,’’ terang Kanitlaka Polres Malang Kota Ipda Budi Yunaedi.
Junaedi begitu dia akrab dipanggil mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan serius terkait kecelakaan ini. “Sekarang anggota masih melakukan olah TKP. Dari olah TKP inilah nanti diketahui penyebab kecelakaan tersebut,’’ tandas pria dengan satu balok di pundak ini.(ira/rup/ary)