Dua Tahun DPO, Pencuri Burung Diringkus

MALANG – Pelarian Sunari, 38 tahun, dari kejaran polisi berakhir Selasa (11/8) lalu. Warga Dusun Sumbersuruh, Desa Pandanrejo, Kecamatan Pagak ini, ditangkap Tim Buser Polres Malang, setelah hampir dua tahun menjadi buronan. Ia dibekuk karena kasus pencurian burung kenari.
Dengan tertangkapnya bapak tiga anak tersebut, dari empat pelakunya sudah tiga orang yang sudah diamankan. Sebelumnya menangkap Mustari warga Kecamatan Donomulyo dan Sadik warga Kecamatan Bantur. Keduanya diringkus tiga hari setelah kejadian pencurian pada 6 September 2013 lalu.
Sedangkan satu pelaku lagi yang diketahui bernama Muhammad warga Kecamatan Bantur, hingga kemarin masih buron. “Untuk temannya yang buron sudah kami tetapkan sebagai DPO. Kami masih memburunya yang dikabarkan kabur ke luar pulau,” ungkap Kanit Idik I Reskrim Polres Malang, Iptu Indra T Herlambang.
Aksi pencurian yang dilakukan Sunari bersama tiga temannya terjadi pada 6 September 2013 lalu. Korbannya adalah Samali, warga Dusun Gumukmas, Desa Karangsari, Kecamatan Bantur. Sebelum beraksi, keempatnya berkumpul di rumah Mustari.
Setelah semuanya berkumpul, dengan mengendarai dua motor, mereka langsung menuju lokasi. Setiba di lokasi, mereka berbagi tugas. Mustari dan Sadik, bertugas sebagai eksekutor. Sedangkan tersangka Sunari dan Muhammad yang kini masih DPO, bertugas berjaga di luar.
Modus operandinya mereka masuk ke dalam rumah dengan cara merusak pintu belakang. Setelah terbuka mereka masuk, kemudian mengambil puluhan ekor burung kenari. Begitu berhasil mendapatkan hasil curian, mereka langsung kabur.
Burung hasil kejahatan tersebut, tidak dijual. Melainkan oleh mereka dibagi rata. Tersangka Sunari, mengaku mendapat bagian 10 ekor burung kenari. “Burungnya belum sempat saya jual, karena saya langsung kabur ke Papua, setelah mengetahui Mustari dan Sadik tertangkap. Kalau dijual harganya perekor saat itu sekitar Rp 200 ribu,” tutur tersangka Sunari.
Dalam pemeriksaan Sunari mengatakan, bersama empat temannya tersebut mengaku juga mencuri di tiga TKP lain, di Desa Tlogosari, Kecamatan Donomulyo. “Tertangkapnya mereka ini berdasarkan laporan korban yang kemudian kami lakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan, mengarah kepada para tersangka,” tegas Indra T Herlambang.(agp/aim)