Toko Emas Dirampok, Emas 5 Kg Dibawa Kabur

BLITAR- Aksi perampokan terjadi di pasar Kutukan, Desa Slorok, Garum, Blitar. Perampok berhasil membawa kabur perhiasan emas seberat 5 kg dengan taksiran nilai mencapai Rp 1 miliar.
Aksi nekat di siang hari yang menimpa toko emas Janoko milik Asrofi ini dilakukan saat pasar dalam kondisi sepi pembeli. Seorang pedagang buah di depan toko emas itu, Herman (30) mengatakan, pelaku perampokkan berjumlah enam orang. "Semua naik motor matic pakai cadar dan helm. Setelah turun motor, mereka langsung menodongkan senjata dan menembak ke arah toko Janoko," katanya, kemarin.
Kesaksian serupa juga diutarakan Suharti (45) penjual kain  yang berdagang di depan toko Janoko. "Begitu dengar suara tembakan, saya langsung lari sembunyi, orang-orang pada takut, sembunyi semua," ungkapnya.
Kejadian menegangkan itu berlangsung singkat. Polisi Polsek Garum yang datang karena mendapat laporan warga, hanya menemukan show case toko emas pecah berantakan akibat diberondong tembakan. Sementara perampok sudah kabur memacu motornya dengan kecepatan tinggi.
Kapolsek Garum AKP Sudarto mengatakan, Berdasarkan keterangan para penjaga toko emas, pelaku perampokan berjumlah enam. Yang dua bersiap di atas motor, sementara yang empat menggasak emas di dalam showcase. Saat ini, polisi sedang melakukan patroli di wilayah perbatasan untuk mencari keberadaan para pelaku.
Sementara itu, pascakejadian ini pemilik toko emas Janoko, Asrori langsung sock berat. Selain kaget dengan kejadian mendadak yang sangat mengejutkan, dia juga menderita kerugian sekitar 1 miliar rupiah. (dtc/udi)