Ngoplos Elpiji, Digerebek Polisi

SIDOARJO- Sebuah rumah yang digunakan untuk mengoplos elpiji digerebek jajaran Satreskrim Polres Sidoarjo. Dari kegiatan ilegalnya ini tersangka setiap harinya mendapat keuntungan hingga Rp 1,4 Juta. Tersangka Ahmad Saifulloh alias Bowo (26), warga Desa Entaksewu, Buduran, Sidoarjo, setiap hari mengoplos elpiji dari 90 tabung 3 Kg ke 20 tabung ukuran 12 Kg. "Setiap tabungnya saya jual Rp 120 ribu dan mendapatkan untung Rp 70 ribu per tabung," ujar Ahmad Saifulloh, kepada wartawan di rumahnya, Kamis (13/8/2015).
Kapolsek Buduran Kompol Sutopo Prayitno menjelaskan, sebelum ditangkap, tersangka sudah pernah mendapat teguran dengan perbuatan yang sama. "Namun sampai saat ini tersangka masih mengoplos elpiji dari tabung 3 Kg ke tabung 12 Kg," jelas Kompol Sutopo di lokasi penggerebekan.
Tersangka memindahkan isi gas elpiji 3 Kg ke tabung elpiji 12 Kg dengan cara menggunakan regulator dan es balok. Hasil oplosan ini menurut Kompol Sutupo dijual di wilayah Sidoarjo. "Tersangka akan kami jerat dengan pasal 22 tahun 2001 tentang migas dengan ancaman 3 tahun penjara," pungkasnya. (det/udi)