Hilang Sepekan, Lamin Ditemukan Tak Bernyawa

MALANG – Setelah sepekan dikabarkan hilang dari rumah, Lamin, 73 tahun, warga Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, Jumat petang lalu. Korban ditemukan terlentang di bawah jurang yang jaraknya tak jauh dari rumahnya. Belum diketahui apa penyebab kematiannya.
Usai dievakuasi dari dasar jurang yang membutuhkan waktu cukup lama, jenazahnya langsung dibawa pulang ke rumah duka. Pihak keluarga menolak dilakukan visum di RSSA Malang, dengan alasan menerima kematiannya.
“Untuk dugaan kematian korban sementara karena terjatuh. Dari hasil olah TKP dan evakuasi di tubuh korban sama sekali tidak ditemukan bekas tanda kekerasan,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat.
Diperoleh keterangan, jenazah korban kali pertama ditemukan oleh warga sekitar. Saksi yang sedang mencari rumput, melihat ada sosok jenazah di bawah tebing. Mengetahui hal itu, saksi yang takut dituduh apa-apa, lantas memberitahukan kepada perangkat desa sekitar, yang selanjutnya dilaporkan ke petugas Polsek Pakis.
Mendapat laporan tersebut, dibantu petugas PMI Kabupaten Malang, polisi lantas melakukan olah TKP dan evakuasi tubuh korban. Ketika ditemukan, awalnya jenazah korban sempat dinyatakan Mr X, pasalnya kondisi tubuhnya yang sudah membusuk sulit dikenali.
Namun setelah keluarganya datang, memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Lamin. Pihak keluarga mengenali identitasnya dari ciri-ciri dan bukti yang ditemukan di TKP. Yaitu kain sarung motif kotak-kotak serta sebungkus rokok yang diketahui milik Lamin.
Sedangkan ciri-ciri fisik lain, yaitu dikenali dari rambut korban serta telapan kaki korban yang lebar. Keluarga mengatakan, bahwa Lamin diketahui hilang sejak sepekan lalu. “Korban ini sebelumnya sempat dikabarkan hilang dari rumah. Keluarga sempat mencari kemana-mana namun tidak ditemukan. Saat ditemukan, kondisinya sudah meninggal dunia,” tutur Wahyu Hidayat.(agp/aim)