Datangi BPN, Polisi Tanyakan Status Tanah

MALANG – Perjuangan warga RW02 Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun untuk mendapatkan lagi lapangan tidak berhenti. Pasca gagal membongkar paksa pagar seng yang menutup lapangan, kemarin warga kembali melakukan aksi, dengan menggalang tanda tangan. Ratusan warga dari 10 RT datang, dan langsung membubuhkan tanda tangan di kain putih yang dipasang tepat di tepi jalan.
Untuk penggalangan tanda tangan ini, ada dua kain yang disediakan warga. Satu kain berukuran lima meter dipasang di sisi kiri jalan dan satu kain lagi, panjang yang sama dipasang di sisi kanan jalan. Di kain tersebut, selain tanda tangan,  warga juga menuliskan berbagai kata tuntutan dan kata olokan. Salah satu tulisan yang dibubuhkan adalah ‘kembalikan lapanganku’,  ada juga tulisan menggunakan pilox warga menolak penutupan lapangan, dan banyak lagi.
Selain menggalang tanda tangan, warga juga berencana mengadukan kasus penutupan lapangan ini ke Polres Kota. “Rencananya besok (hari ini) kami akan melayangkan pengaduan,’’ kata Joko Supriyono tokoh masyarakat RW02 Kelurahan Pisang Candi.
Wakapolres Malang Kota Kompol Dewa Putu Eka Darmawan menegaskan jika pihaknya akan langsung bertindak. Hari ini rencananya pihak kepolisian akan mendatangi kantor BPN, untuk mencari tahu asal muasal tanah yang sekarang dipermasalahkan tersebut. (ira/nug)