Pelaku Tertangkap,Tetap Diusut Tuntas

MALANG – Apresiasi khusus   patut diberikan kepada jajaran Polres Kota Malang.Setelah seminggu bekerja keras,mereka  kemarin akhirnya berhasil menangkap tersangka pelaku perusakan mobil Rand Rover nopol N 136 B milik R.Billy Putranda Suryanto,anak  Pembina Arema dan Ketua PD XIII GM FKPPI Jatim Ir.R.Agoes Soerjanto di Jalan Mayjen Panjaitan (Betek) 11 Agustus 2015 lalu.
 ‘’Dari hasil pemeriksaan intensif, kami resmi menetapkan satu pelaku tersebut sebagai tersangka tadi siang (kemarin riang,red),’’ tegas Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata kepada Malang Post tadi malam.
Ditambahkan,tersangka yang telah ditahan di Polres Malang Kota merupakan warga  Jalan Mayjen Panjaitan (Betek) tempat terjadinya insiden perusakaan mobil saat HUT ke-28 Arema pada 11 Agustus 2015 lalu.‘’Kami masih terus melakukan pengembangan dan pemeriksaan .Tidak tertutup kemungkinan jumlah tersangka bisa bertambah lagi.Tapi sejauh ini kami menetapkan baru ada satu tersangka,’’ seru Singgamata.
Mengenai motif perusakan, ia menyatakan sesuai pengakuan tersangka adalah spontanitas dan emosi karena menilai mobil korban tidak mau minggir saat rombongan mereka lewat.‘’Kami masih terus melakukan pengembangan dan pemeriksaan,’’ serunya.
Namun, pengakuan tersangka merasa emosi karena mobil korban tidak mau minggir seperti itu segera ditepis oleh Billy Putranda Suryanto. ‘’Saya saat itu sudah berusaha meminggirkan kendaraan saya.Tapi saya terjebak dan jalanan sudah tertutup iring-iringan konvoi.Kemudian terjadilah insiden perusakan mobil tersebut,’’ sesal mahasiswa Universitas Ma Chung ini.
Pembina Arema yang juga Ketua PD XIII GM FKPPI Jatim Ir.R.Agoes Soerjanto minta jajaran  Polres Malang Kota tetap mengusut secara tuntas kasus ini. Apalagi juga ada lambang organisasi berupa stiker GM FKPPI turut dirusak dalam insiden ini.
Tokoh pemuda asli Malang ini juga minta kepada Arema dan Aremania untuk menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran yang sangat mahal dan jangan sampai terjadi lagi di kemudian hari.
‘’Saya dan keluarga sangat berterima kasih kepada  jajaran Polri maupun TNI yang langsung bekerja keras sesaat setelah terjadinya kejadian perusakan mobil. Kami tetap meminta agar kasus ini diusut hingga benar-benar tuntas,’’ tegas Agoes Soerjanto seraya mengingatkan konvoi HUT ke-28 Arema tersebut  digelar bukan oleh manajemen maupun panpel Arema. (tim)