Ngaku Polisi, Tipu Warga

MALANG – Hidayanta Tri Harmansyah, 29 tahun, warga Jalan Kolonel Sugiono IX, Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Selasa (18/8) lalu harus meringkuk di balik rutan Mapolres Malang. Ia ditahan karena melakukan penipuan. Modusnya menyaru sebagai polisi gadungan berpangkat Briptu yang dinas di Polres Malang Kota.
“Tersangka Hidayanta ini, kami tangkap di depan RS Teja Husada Kepanjen. Saat kami amankan tersebut, ia berniat mengambil uang dari korban. Kami juga masih mengembangkan, karena dugaan ada korban lain,” ungkap Kanit Idik IV Reskrim Polres Malang, Iptu Sutiyo, SH, Mhum.
Korban penipuan tersangka Hidayanta adalah Era Widiyawati, 21 tahun, warga Jalan KH Achmad Dahlan, Desa/Kecamatan Sumberpucung. Semula korban dengan tersangka Hidayanta ini, berkenalan lewat jejaring social facebook. Saat berkenalan itu, tersangka mengaku sebagai anggota polisi yang dinas di fungsi Reskrim Polres Malang.
Untuk meyakinkan korban bahwa dirinya adalah polisi, tersangka memasang foto dirinya dengan memakai seragam polisi. Seragam polisi tersebut milik kakak iparnya yang memang anggota polisi. “Saya memakai seragam itu saat kakak ipar saya tidak ada. Saya foto sendiri hanya sekedar iseng saja,” ujar tersangka Hidayanta.
Begitu korban yakin, tersangka lalu mengajaknya berpacaran. Selanjutnya setelah menjadi kekasih, selang beberapa hari pada 6 Agustus lalu, tersangka meminta uang pada korban sebesar Rp 2 juta. Alasannya ada keperluan yang mendesak. Tersangka menjanjikan akan segera mengembalikan uangnya.
Lantaran tidak curiga, korban pun memberikan uang tersebut dengan janjian bertemu di sekitar Jalan Panglima Sudirman Kepanjen. Selang beberapa hari kemudian, tersangka kembali meminta uang kepada korban. Karena curiga, korban lantas menyelidikinya. Setelah diketahui bahwa Hidayanta bukan seorang polisi, ia lantas melaporkannya ke polisi.
Berdasarkan laporan itulah, polisi lalu bekerjasama dengan korban untuk memancing korban bertemu, pada Selasa petang lalu. Begitu tersangka datang di tempat janjian, Tim Buser Polres Malang yang sudah menyanggong, langsung menangkapnya.
“Saya baru sekali ini saja melakukan penipuan. Uang Rp 2 juta tersebut saya gunakan untuk biaya sekolah anak saya. Rencananya uangnya akan saya kembalikan pada 20 Agustus besok (hari ini, red),” dalih tersangka.(agp)