Curi Indomie, Dua Karyawan Indomarco Ditahan

Tersangka Ibnu Eka Prayoga dan Firman Hadi Septyawan ketika menjalani pemeriksaan penyidik.

MALANG – Pagar makan tanaman. Ungkapan itu setidaknya pas untuk dua karyawan PT Indomarco yang ditahan di Mapolsek Pakisaji, sejak Jumat lalu. Sudah diberi pekerjaan, namun mereka masih nekat mencuri di perusahaan tempatnya bekerja.
Keduanya adalah Ibnu Eka Prayoga, 29 tahun, warga Jalan Ir H A Juanda V, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing. Ibnu merupakan  Wakil Kepala Gudang Sewa PT Indomarco di Desa Karangpandan, Pakisaji. Satunya lagi, Firman Hadi Septyawan, 22 tahun, warga Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi. Ia merupakan karyawan bagian administrasi gudang sewa PT Indomarco.
“Mereka ini kami amankan setelah mendapat pengaduan dari pihak perusahaan. Aksi mereka terekam oleh CCTV yang ada di gudang PT Indomarco,” terang Kapolsek Pakisaji, AKP Amung Sri Wahyuni.
Aksi pencurian yang dilakukan kedua pelaku tersebut terjadi Minggu (16/8) lalu sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, keduanya yang sudah merencanakan aksinya, sepakat membuat surat pengeluaran barang dari gudang. Mereka membuat surat pengeluaran resmi berupa 50 dus Indomie  untuk dibawa ke gudang induk di Jalan Mayjend Sungkono, Kedungkandang.
50 kardus Indomie dimasukkan ke dalam mobil Kijang. Namun bukannya dikirim ke gudang  induk, Indomie tersebut oleh keduanya dijual ke toko-toko. Setiap kardus dijual seharga Rp 65 ribu. Sehingga total uang yang mereka dapatkan sebesar Rp 3, 2 juta. “Uangnya tidak kami bagi. Uangnya saya buat membayar hutang di Bank sebesar Rp 2,5 juta. Sisanya kami buat makan-makan,” terang  tersangka Firman, diamini Ibnu.
Terungkapnya aksi pencurian itu berawal saat  pihak perusahaan melakukan audit pengeluaran barang, pada Kamis (20/8) lalu. Saat melakukan audit, diketahui ada barang yang tidak dikirim ke gudang induk. Karena curiga, pihak perusahaan lantas memanggil dan menanyakan kepada kedua tersangka.
Semula kedua tersangka tidak mengakui. Namun setelah ditunjukkan bukti CCTV bahwa keduanya mengeluarkan barang dari gudang, akhirnya mereka baru mengakuinya. Selanjutnya, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dilaporkan ke Polsek Pakisaji hingga akhirnya diamankan.
“Saya baru sekali ini saja melakukan pencurian barang di dalam gudang. Itupun karena ingin menolong Firman untuk membayar hutang. Sebelumnya sama sekali tidak pernah mencuri,” tutur tersangka Ibnu.(agp/van)