Palem Araya Timpa Satu Keluarga

MALANG – Pohon Palem di perumahan mewah Araya, menimpa ibu dan dua anaknya, semalam. Korbannya, Anita Yuli Rahmawati, 36 tahun, warga Jalan Simpang Grajakan Blok V. Dia bersama dua putrinya masing-masing, Ardelia Belvana,  12 tahun, dan Aulya Cinta, 8 tahun. Motor Xeon N 6683 CCC, yang dikendarai ketiganya sampai patah jadi dua.
Saat ibu dan anak itu lewat, tiba-tiba pohon Palem patah dan menimpa ketiganya. Anita langsung pingsan, Aulya terlempar tiga meter, sedangkan Ardelia kejatuhan pelepah Palem.
Hingga berita ini diturunkan, ibu dan dua anak ini masih menjalani perawatan intensif di UGD RS Lavalette. “Istri saya (Anita) mengalami luka di pipi kanan dia mendapat enam jahitan, kaki kanannya juga tidak bisa digerakkan,’’ kata Yanuar Tri Wahyudi suami korban, ketika dihubungi Malang Post tadi malam.
Sementara Ardelia dikatakannya mengalami luka di kedua kakinya. Dan kaki kanannya tidak bisa dipakai jalan. Aulya yang terlempat, luka di bagian wajah, di bawah hidung dan kakinya memar. “Sekarang masih di UGD, masih menjalani perawatan,’’ tambah wartawan senior Memo Arema itu.
Yanuar menceritakan, kecelakaan ini terjadi saat istri dan dua anaknya pulang dari membeli Singkong, di Pasar Blimbing. Singkong tersebut untuk obat Yanuar yang sedang sakit maag. Tapi sebelum pulang, Anita yang mengendarai motor lebih dulu mampir ATM yang ada di Plaza Araya untuk mengambil uang. Selanjutnya bersama dua anaknya, Anita pun pulang.
Anita memilih melewati Perumahan Araya untuk pulang ke rumahnya. Itu sebabnya, dia memilih putar balik, menuju ruang jalan utama Blok P yang tembus ke Jalan Teluk Bayur. Apes, saat bersamaan ujung pohon Palem di tepi jalan tersebut patah, dan mengenai motor yang dikendarai Anita beserta dua anaknya tersebut.
Warga yang berada di lokasi kejadian langsung memberikan pertolongan. Tiga korban pengendara motor ini langsung dilarikan ke RS Lavalette. Sementara motor yang kondisinya rusak diamankan di salah satu pos security perumahan Araya.
“Tadi saat diberitahu saya shock, dan langsung ke sini,’’ kata Yanuar. Sebagai suami, dia hanya meminta pihak Araya bertanggung jawab dengan kecelakaan yang menimpa istri dan dua anaknya.
“Itu perumahan elit, harusnya pihak Araya memperhatikan seluruh fasilitas yang ada, termasuk pohon. Jangan sampai kejadian terhadap istri dan dua anak saya ini terulang dan menimpa orang lain,’’ tandasnya.
Yanuar juga berterima kasih kepada pengguna jalan yang menolong keluarganya. Termasuk kepada Satpam dan Security Araya yang mengantarkan istri dan anaknya ke rumah sakit.
Sementara itu Koordinator Promosi Araya Grup, Kusuma Priya, saat dikonfirmasi mengaku baru mendapat informasi terkait kejadian tersebut. Mewakili manajemen, Priyo begitu dia akrab dipanggil langsung meminta maaf kepada korban.
“Ini saya baru mendapat informasi dari teman-teman di grup WA. Saya juga sudah melaporkan informasi tersebut ke manajemen,’’ katanya.
Priyo juga mengatakan, untuk keputusan dan tindakan apa yang akan dilakukan pihak manajemen Araya baru diketahui besok (hari ini, Red). “Besok ada rapat manajemen. Keputusannya menunggu hasil rapat tersebut,’’ tandasnya.(ira/ary)