Coba Kabur, Rampok Sadis Didor

Tersangka Mujiman Adi Saputra, digotong petugas untuk diperiksa penyidik Polres Malang, kemarin.

KEPANJEN – Dua kali masuk penjara terlibat berbagai kasus kriminal, tidak membuat Mujiman Adi Saputra, 42 tahun ini jera. Buktinya, warga Desa Jatiguwi RT 13 RW 03 Kecamatan Sumberpucung itu, kembali ditangkap petugas kepolisian. Kali ini, tersangka terlibat beberapa kasus pencurian dan perampokan di Kabupaten Malang.
Saat ditangkap di rumahnya, tersangka mencoba melarikan diri dan melakukan perlawanan. Sehingga, petugas terpaksa melumpuhkan tersangka dengan menembak kaki kanannya. Sementara itu, tersangka Mujiman di hadapan penyidik yang memeriksanya mengatakan, saat beraksi perampokan terdiri dari lima orang lebih. Dalam menjalankan aksinya, tersangka tidak segan untuk melukai korbannya. Saat menjalankan aksinya, tersangka bersama dengan kawanannya.
“Selain sama Wiwit, saya juga beraksi dengan Muhammad,” terangnya kemarin. Sasarannya sepeda motor karena mudah dijual. Satu uni sepeda motor dijual minimal Rp 500 ribu. “Saya melakukan ini karena butuh uang. Apalagi saya tidak mempunyai pekerjaan tetap,” kilahnya.
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat menjelaskan, sasaran tersangka adalah sepeda motor. Tersangka terlibat perampokan di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP), yakni Kecamatan Turen dan Kecamatan Gondanglegi. Tersangka bersama kawanannya, biasanya beraksi pada malam hari di area yang sepi. Modusnya dengan memepet korban wanita yang berkendaraan sendiri.
“Saat memepet korbannya itu, mereka melakukan pengancaman. Bahkan kawanan tersebut tidak segan untuk menendang sepeda motor korban,” terang Perwira Pertama (Pama) ini dengan tiga balok di pundaknya tersebut.
Setelah korbannya jatuh tersungkur, kawanan ini mengancam korban menggunakan senjata tajam (Sajam). Saat korban tidak berdaya, sepeda motor dirampas dan dibawa lari. Sedangkan untuk pencurian, dilakukan tersangka ini di Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen dan Desa Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung, kampungnya sendiri.
“Sama halnya dengan perampokan, saat pencurian tersebut sasarannya adalah sepeda motor,” kata mantan Kasatreskrim Polres Tuban ini. Masih kata Wahyu, tersangka ini bisa ditangkap atas pengembangan tersangka Wiwit yang telah ditangkap terlebih dahulu. (big/aim)