Mabuk, Ancam Warga Pakai Pedang

Tersangka Slamet saat diamankan di Mapolsek Turen.

MALANG – Gara-gara pengaruh minuman keras (miras), Slamet harus meringkuk di balik rutan Polsek Turen, sejak akhir pekan kemarin. Warga Dusun Baran, Desa Tawang Rejeni, Kecamatan Turen ini ngamuk dan mengancam warga dengan pedang. Ia ditangkap di rumahnya ketika sedang asyik tidur.
“Kami bersama perangkat desa menangkap  tersangka Slamet di rumahnya. Saat kami amankan, ia sedang terlelap tidur.  Barang bukti yang kami amankan yakni  sebilah pedang panjang sekitar satu meter,” ungkap Kapolsek Turen, Kompol Agus Guntoro.
Diperoleh keterangan, sebelum diamankan, tersangka Slamet ini, dengan kondisi mabuk minuman keras mengamuk di kampungnya sendiri. Sembari membawa  pedang, ia mengancam beberapa warga yang melintas.
Warga yang melihat pun tidak berani mendekat. Sebab tersangka mengancam akan melukai dan membunuh warga yang menghalanginya. Karena takut dengan ancaman tersangka,  warga kemudian melaporkannya ke perangkat desa. Selanjutnya pengaduan warga tersebut, diteruskan ke petugas Polsek Turen.
Mendapat laporan itu, bersama perangkat desa, petugas lalu mendatangi rumah tersangka. Kemudian dalam kondisi tidur, tersangka langsung diamankan. Barang bukti senjata tajam jenis pedang  disembunyikan tersangka di bawah kasur.
“Tersangka ini, kami jerat dengan Undang-undang Darurat karena kedapatan membawa senjata tajam tanpa dilengkapi  surat izin. Alasan dia membawa senjata tajam tersebut, hanya untuk menjaga diri saja,” jelas mantan Kapolsekta Blimbing ini.(agp/van)